Perundingan Perdagangan AS-Taiwan Dapat Lampaui Kelompok Indo-Pasifik

Jumat, 03 Juni 2022 | 10:41 WIB Sumber: Reuters
Perundingan Perdagangan AS-Taiwan Dapat Lampaui Kelompok Indo-Pasifik

ILUSTRASI. Orang-orang berbelanja di dalam hypermart di Taipei 18 Januari 2009. Perundingan Perdagangan AS-Taiwan Dapat Lampaui Kelompok Indo-Pasifik.


KONTAN.CO.ID -  WASHINGTON. Negosiasi perdagangan baru antara Amerika Serikat (AS) dengan Taiwan dapat berlangsung lebih cepat ketimbang dengan kelompok 12 negara Indo-Pasifik. Hal itu didorong keinginan kuat Taipei dan Washington memperdalam hubungan ekonomi. 

Wakil Perwakilan Dagang AS Sarah Bianchi pada Kamis (2/6) mengatakan, ada kesamaan antara pembicaraan Kerangka Ekonomi Indo-Pasifik yang baru diluncurkan dan pembicaraan Taiwan. Namun menurutnya, inisiatif terakhir ditujukan untuk meningkatkan hubungan dengan Taiwan dalam masalah ekonomi tertentu.

"Saya pikir kami sangat ingin pergi dengan Taiwan dan untuk memperluas mandat negosiasi kami di sana dan ... berbagai masalah mulai dari usaha kecil-menengah hingga perdagangan digital hingga tenaga kerja dan kami berharap dapat melakukannya secepat mungkin," kata Bianchi.

Baca Juga: China Tentang US-Taiwan Initiative, Peringatkan Washington Hindari Pesan yang Salah

Ditanya apakah inisiatif Taiwan dapat membuahkan hasil lebih cepat daripada pembicaraan Kerangka Ekonomi Indo-Pasifik (IPEF), dia berkata: "Berpotensi ya, itu bisa."

Pulau yang diklaim China dikeluarkan dari inisiatif IPEF 14 negara yang diluncurkan pekan lalu oleh Presiden Joe Biden. Namun, USTR mengumumkan pembicaraan perdagangan bilateral yang terpisah dengan Taiwan pada hari Rabu. 

IPEF, yang berupaya mengembalikan pilar ekonomi ke keterlibatan AS di kawasan itu, akan mencakup Jepang, India, Korea Selatan, Indonesia, Vietnam, Australia, dan negara-negara lain di kawasan itu, tetapi bukan China.

Baca Juga: Amerika Serikat Siap Terapkan Larangan Impor Barang dari Xinjiang China Mulai 21 Juni

Bianchi mengatakan IPEF juga akan segera memulai, dengan rencana untuk diskusi, termasuk pertemuan tingkat menteri dalam beberapa bulan mendatang untuk mengatur topik pembicaraan dan untuk mulai mengusulkan teks untuk kesepakatan pada akhir musim panas.

Editor: Noverius Laoli

Terbaru