Pesan Sederhana Joe Biden untuk Kim Jong Un: Halo...Titik

Senin, 23 Mei 2022 | 05:06 WIB Sumber: Reuters
Pesan Sederhana Joe Biden untuk Kim Jong Un: Halo...Titik

ILUSTRASI. Presiden Joe Biden, saat berada di Seoul sebelum menuju ke Jepang sebagai bagian dari perjalanan Asia pertamanya sebagai presiden, memiliki pesan sederhana untuk Kim Jong Un dari Korea Utara. REUTERS/Jonathan Ernst

KONTAN.CO.ID - SEOUL. Presiden Joe Biden, saat berada di Seoul sebelum menuju ke Jepang sebagai bagian dari perjalanan Asia pertamanya sebagai presiden, memiliki pesan sederhana untuk Kim Jong Un dari Korea Utara. 

"Halo... titik," katanya kepada wartawan pada hari terakhir kunjungannya ke Korea Selatan pada hari Minggu seperti yang dikutip Reuters.

Biden mengatakan dia tidak merasa khawatir tentang uji coba nuklir baru Korea Utara, yang akan menjadi yang pertama dalam hampir lima tahun.

Tetapi Biden tersenyum masam ketika ditanya pesan apa yang dia miliki untuk Kim, menggarisbawahi pendekatan minim pemerintah AS terhadap ketegangan yang belum terselesaikan dengan Korea Utara. Ini sangat kontras dengan ancaman, pertemuan puncak, dan "surat cinta" mantan Presiden Donald Trump dengan Kim.

Pendekatan Biden tidak menghasilkan terobosan besar, dan Korea Utara telah melanjutkan pengujian rudal balistik antarbenua (ICBM) terbesarnya. Sementara laporan intelijen menunjukkan sedang mempersiapkan uji coba nuklir baru.

Baca Juga: Korea Utara Laporkan 200.000 Kasus Demam pada Hari ke-5 Gelombang Covid-19

“Kami siap untuk apa pun yang dilakukan Korea Utara,” kata Biden.

Sehari sebelumnya, Biden dan mitra barunya dari Korea Selatan, Presiden Yoon Suk-yeol, setuju untuk mempertimbangkan latihan militer yang lebih besar dan berpotensi mengerahkan lebih banyak senjata Amerika berkemampuan nuklir ke wilayah tersebut sebagai tanggapan atas uji coba senjata Korea Utara.

Sebelumnya, pada Sabtu (21/5/2022), Korea Utara belum menanggapi tawaran AS, termasuk tawaran vaksin Covid-19. Biden mengatakan bahwa dia bersedia untuk duduk bersama Kim jika dia pikir itu akan mengarah pada terobosan serius.

Baca Juga: Dulu Klaim Bebas Virus Corona, Korea Utara Kini Catat 2 Juta Kasus Diduga Covid-19

Sementara itu, seorang pejabat senior pemerintah AS menilai, pembatasan Covid-19 mungkin memainkan peran dalam kurangnya tanggapan Korea Utara.

Korea Utara mengatakan tawaran AS tidak tulus karena Washington mempertahankan "kebijakan bermusuhan" seperti latihan militer dan sanksi.

Ketika ditanya apakah Biden bersedia mengambil langkah konkret untuk memecahkan kebuntuan, pejabat itu mengatakan bahwa pemerintah sedang mencari keterlibatan serius, bukan isyarat besar.

“Ini adalah keputusan yang hanya dapat dibuat oleh DPRK,” kata pejabat tersebut.

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Terbaru