Sumber: Reuters | Editor: Harris Hadinata
KONTAN.CO.ID - BERLIN. Tingkat pesanan industri Jerman meningkat lebih dari yang diperkirakan pada Mei. Biro statistic Jerman Destatis mengumumkan, Senin (6/7/2026), pesanan industri naik 1,9% di Mei dibanding bulan sebelumnya.
Angka ini lebih baik dibandingkan bulan sebelumnya, di mana pesanan pabrik malah merosot 3,8%. Realisasi tersebut juga lebih tinggi dibandingkan konsensus proyeksi analis, yang memprediksi kenaikan 1,1%.
Industri Jerman mencatatkan peningkatan pesanan yang cukup besar. Bahkan nilai pesanan tetap besar kendati pesanan skala besar untuk pesawat terbang, kapal, kereta api, dan kendaraan militer dikecualikan. Jika pesanan skala besar dikecualikan, pesanan baru masih 1,0% lebih tinggi daripada bulan sebelumnya.
Baca Juga: Pernikahan Taylor Swift Bawa Dior Unggul dalam Persaingan Rumah Mode Mewah
"Berdasarkan tren kenaikan pesanan ini, kami memperkirakan akan terjadi pemulihan di industri Jerman, meskipun kemungkinan akan moderat," kata Marco Wagner, Ekonom Senior Commerzbank, dikutip Reuters, Senin (6/7/2026).
Angka utama didorong oleh peningkatan 85% secara bulanan dalam kategori peralatan transportasi lainnya, yang mencakup pesawat terbang, kapal, kereta api, dan kendaraan militer.
"Meskipun ada kekhawatiran awal bahwa konflik di Timur Tengah akan memicu gangguan rantai pasokan baru, industri Jerman tampaknya hanya mengalami sedikit dampak negatif," kata Carsten Brzeski, Kepala Makro Global ING.
Baca Juga: SK Hynix Lepas Saham di AS, Incar Dana 43 Triliun Won
Brzeski juga mencatat bahwa konflik TImur Tengah telah memberikan dorongan bagi sebagian sektor manufaktur Jerman. Ia mengatakan dukungan awal datang dari penimbunan stok. Selain itu, baru-baru ini, perusahaan-perusahaan Jerman telah diuntungkan karena pesaing Asia lebih rentan terhadap gangguan yang memengaruhi perdagangan di Selat Hormuz.
Perbandingan periode kuartalan yang biasanya tidak terlalu fluktuatif menunjukkan bahwa pesanan baru pada periode Maret hingga Mei 0,2% lebih rendah daripada tiga bulan sebelumnya.
Setelah revisi data sementara, pesanan baru pada bulan April menurun 3,2% dibandingkan bulan Maret, lebih rendah dari penurunan 3,8% pada angka sementara.
Pesanan luar negeri naik 2,2% pada bulan Mei dibandingkan bulan sebelumnya. Pesanan dari zona euro meningkat 11,2% dan pesanan dari luar zona euro menurun 3,2%. Pesanan domestik naik 1,3% dibandingkan bulan sebelumnya.
Baca Juga: Tangguhkan Kartu Merah bagi Pemain AS, UEFA Kecam Keras Keputusan FIFA
Meskipun pemulihan tampaknya akan terjadi, Wagner mengatakan pemulihan tersebut akan moderat karena perusahaan-perusahaan Jerman masih menderita akibat terkikisnya daya saing negara tersebut. "Meskipun paket reformasi pemerintah federal telah membawa kemajuan pada beberapa poin, kemungkinan besar hal itu tidak akan mewakili terobosan yang menyeluruh," kata Wagner.














