kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.977   85,00   0,48%
  • IDX 6.109   7,47   0,12%
  • KOMPAS100 796   0,25   0,03%
  • LQ45 601   2,15   0,36%
  • ISSI 211   -0,29   -0,14%
  • IDX30 340   1,75   0,52%
  • IDXHIDIV20 415   2,85   0,69%
  • IDX80 90   0,07   0,08%
  • IDXV30 112   0,63   0,57%
  • IDXQ30 109   0,83   0,77%

Pesawat tempur MiG-31, sanggup terbang hingga stratosfer membawa rudal supersonik


Selasa, 06 Oktober 2020 / 23:50 WIB
Pesawat tempur MiG-31, sanggup terbang hingga stratosfer membawa rudal supersonik
ILUSTRASI.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Kunci dari efektivitas MiG-31 adalah Zaslon M, fixed phased array antenna radar, yang diberi nama kode Flash Dance oleh NATO. Ini merupakan radar pesawat tempur yang paling hebat.

Zaslon-M mempunyai kemampuan jarak deteksi lebih jauh, mencapai 400 km, untuk sasaran seukuran pesawat peringatan dini (AWACS), serta mampu menyerang 6 sasaran sekaligus.  

Baca Juga: Mengenal Angsa Putih, pembom supersonik Rusia pembawa rudal jelajah nuklir

MiG-31 menggendong mesin Soloviev D-38F6 baru dengan tujuan untuk menambah jarak jangkau hingga 1.250 km tanpa mengisi bahan bakar ulang.

Foxhound membawa misil udara-ke-udara jarak-jauh AA-9 dan bisa menyerang 4 target dalam waktu bersamaan. Ketika beroperasi dengan target-target udara, Mig-31 dapat mencegat sampai 24 target dalam waktu bersamaan.

Selain target udara, MiG-31BM multi-peran memiliki kemampuan untuk menghancurkan target darat. Pesawat tempur ini mampu membawa rudal Kh-31, Kh-59, Kh-59M, dan Kh-29. Ini adalah rudal udara-ke-permukaan. 

Rudal Kh-31 memiliki jangkauan 110 kilometer dengan kecepatan supersonik Mach 3,5. Ini merupakan rudal anti-kapal supersonik pertama yang bisa diluncurkan oleh pesawat taktis.

Selanjutnya: Kazan, kapal selam nuklir tercanggih Rusia yang mematikan




TERBARU

[X]
×