kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.542   42,00   0,24%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Plutonium ditemukan, Jepang terjebak dalam krisis atom terburuk di dunia


Selasa, 29 Maret 2011 / 14:43 WIB
ILUSTRASI. Sejumlah calon penumpang bersiap melakukan lapor diri sebelum terbang di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang.


Reporter: Dyah Megasari, Bloomberg |

TOKYO. Plutonium yang ditemukan hari ini di bawah reaktor nuklir Fukushima menggiring Jepang berada dalam krisis atom terburuk di dunia sepanjang 25 tahun terakhir. Perdana Menteri Jepang, Naoto Kan kembali memperluas zona evakuasi di sekitar pabrik.

Beberapa anggota parlemen yang merupakan oposisi Kan mendesak pemerintah melakukan penanganan yang serius agar zona berbahaya tak semakin meluas. Kan, harus bisa memaksa sekitar 130.000 warga Fukushima segera mengungsi setelah Senin kemarin ( 28/3) 70.000 warga sudah mengungsi.

Operator Tokyo Electric Power Co mengatakan plutonium ditemukan pada tingkat risiko rendah di lima titik reaktor. Plutonium biasa dipakai dalam bom nuklir. Bersifat karsinogenik, para ahli mengatakan plutonium merupakan salah satu zat paling berbahaya di bumi.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×