kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45935,34   -28,38   -2.95%
  • EMAS1.321.000 0,46%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

PM Australia Scott Morrison ragukan kemampuan kapal selam Prancis


Senin, 20 September 2021 / 14:37 WIB
PM Australia Scott Morrison ragukan kemampuan kapal selam Prancis
ILUSTRASI. PM Australia Scott Morrison ragukan kemampuan kapal selam Prancis.


Sumber: CNN | Editor: Noverius Laoli

Sebagai tanda seriusnya eskalasi itu, Prancis telah memanggil duta besarnya untuk AS dan Australia untuk berkonsultasi sebagai tanggapan atas pengumuman tersebut, yang setara secara diplomatik dengan membanting pintu setelah sebuah argumen.

Pembatalan kesepakatan memiliki konsekuensi ekonomi yang nyata bagi Prancis. Pembuat kapal selam Prancis, Naval Group, mengatakan 500 karyawannya di Australia dan 650 di Prancis terpengaruh oleh gagalnya perjanjian tersebut.

Perusahaan mengatakan pada hari Minggu bahwa mereka menangguhkan upaya perekrutannya untuk memprioritaskan kebutuhan mereka yang terkena dampak kontrak yang akan segera berakhir.

Baca Juga: Pewaris real estate multijutawan Robert Durst dihukum karena pembunuhan

Le Drian juga mengkritik Inggris atas perannya dalam kesepakatan itu, dengan mengatakan: "Inggris Raya, tidak perlu, kami tahu oportunisme permanen mereka, jadi tidak perlu membawa duta besar kami untuk menjelaskannya kepada kami. Faktanya, dalam hal ini masalah, Inggris Raya adalah sedikit dari roda kelima," tuturnya.

Menteri Luar Negeri baru Inggris Liz Truss mengatakan Inggris sedang berusaha untuk membangun kemitraan dengan "negara-negara yang berpikiran sama."

Menulis di surat kabar Sunday Telegraph, dia mengatakan kesepakatan baru dengan Australia dan AS menunjukkan "kesiapan Inggris untuk keras kepala dalam membela kepentingan kami dan menantang praktik tidak adil dan tindakan memfitnah."

Selanjutnya: Militer AS akui salah sasaran saat tewaskan 10 warga sipil Afganistan bulan lalu




TERBARU

[X]
×