kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45904,45   14,65   1.65%
  • EMAS1.333.000 0,45%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Polisi Australia Tembak Mati Pelaku Penusukan Masal di Sydney


Sabtu, 13 April 2024 / 21:55 WIB
Polisi Australia Tembak Mati Pelaku Penusukan Masal di Sydney
ILUSTRASI. bendera australia


Sumber: Reuters | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - SYDNEY. Pihak kepolisian menyebut telah menembak mati seorang pelaku penyerangan yang menikam enam orang secara fatal di sebuah mal di Sydney. Penyerang tersebut ditembak oleh seorang petugas polisi setelah dia menyerang pembeli di pusat perbelanjaan Westfield Bondi Junction.

Komisaris Polisi New South Wales Karen Webb menyebut lima dari enam korban tewas adalah perempuan, sementara delapan orang, termasuk bayi berusia sembilan bulan, dibawa ke rumah sakit dengan luka tusuk.

Dia bilang polisi pada saat ini tidak yakin serangan itu terkait dengan terorisme.

Sementara itu, Perdana Menteri Australia Anthony Albanese mengatakan belum ada indikasi mengenai motif pria tersebut.

Baca Juga: Qantas Airways Ubah Rute Perth ke London Karena Ketegangan Timur Tengah

“Ini adalah tindakan kekerasan yang mengerikan, tanpa pandang bulu menyasar orang-orang tidak bersalah yang biasa berbelanja di hari Sabtu,” katanya.

“Pada malam ini, pikiran seluruh warga Australia tertuju pada para korban tindakan mengerikan ini,” lanjut dia.

Australia mempunyai undang-undang senjata dan pisau yang paling ketat di dunia, dan serangan seperti yang terjadi pada hari Sabtu jarang terjadi.

Sebelumnya, layanan darurat dipanggil ke mal yang berjarak sekitar tiga kilometer dari Pantai Bondi yang ikonik di Sydney dan populer di kalangan anak-anak dan keluarga, tepat sebelum jam 4 sore waktu setempat.

Ayush Singh, 25, sedang bekerja di sebuah kafe di mal ketika dia melihat serangan itu dan kemudian mendengar suara tembakan saat polisi merespons.

Baca Juga: Indeks Harga Konsumen AS Meningkat, The Fed Diprediksi Tunda Penurunan Suku Bunga

"Saya melihat pria yang membawa pisau itu berlari dan mengejar orang-orang. Ketika dia berjalan di samping saya, saya mendengar dua atau tiga suara tembakan dan pria itu berhasil dilumpuhkan," katanya kepada Reuters.

“Orang-orang di sekitar saya ketakutan. Ada beberapa wanita tua yang saya bantu untuk membawa mereka ke tempat yang aman di dalam kafe,” ujarnya.




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×