kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45672,14   1,07   0.16%
  • EMAS916.000 -1,08%
  • RD.SAHAM 0.54%
  • RD.CAMPURAN 0.26%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.10%

Pompeo akan bertemu Putin di Rusia di tengah kekhawatiran memanasnya hubungan AS-Iran


Selasa, 14 Mei 2019 / 17:49 WIB
Pompeo akan bertemu Putin di Rusia di tengah kekhawatiran memanasnya hubungan AS-Iran

Sumber: The Guardian | Editor: Yoyok

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Mike Pompeo akan bertemu dengan Vladimir Putin di Rusia di tengah meningkatnya kekhawatiran memanasnya hubungan antara AS dan Iran, sekutu Moskow.

Kunjungan menteri luar negeri AS pada hari Selasa akan menjadi pertemuan pertama antara para pejabat senior dari kedua negara sejak rilis penghapusan laporan Robert Mueller tentang investigasinya mengenai campur tangan Rusia dalam pemilihan presiden 2016 dan dugaan kolusi dengan kampanye Trump.


Investigasi dikatakan telah membatasi keinginan Trump untuk membangun hubungan yang lebih dekat dengan Putin, yang ia puji secara terbuka selama kampanye.

Sergei Lavrov, menteri luar negeri Rusia, menyebut pembicaraan itu sebagai upaya untuk menstabilkan hubungan bilateral ditengah meningkatnya ketegangan di Venezuela dan Iran.

Dalam sambutannya hari Senin, Lavrov menyalahkan AS karena memprovokasi krisis dengan Iran lantaran keluar dari kesepakatan nuklir yang dinegosiasikan di bawah kepemimpinan Barack Obama. Iran memulai penarikan sebagian dari kesepakatan nuklir pekan lalu.

"Kami akan berusaha mengklarifikasi dengannya bagaimana Amerika berencana keluar dari krisis yang mereka ciptakan dengan keputusan sepihak mereka," kata Lavrov. 

AS telah mengirim sebuah kapal induk dan satu gugus tugas pembom ke Timur Tengah sebagai tanggapan atas apa yang oleh para pejabat disebut "ancaman yang dapat dipercaya" oleh pasukan rezim Iran. 

Arab Saudi mengatakan bahwa beberapa tanker minyaknya telah rusak dalam "serangan sabotase" misterius setelah peringatan AS bahwa Iran dapat menargetkan pengiriman di wilayah tersebut.

Selasa pagi waktu setempat, pemerintah Spanyol mengatakan telah memutuskan untuk sementara waktu menarik kapal perang yang telah membentuk bagian dari gugus tugas yang dipimpin AS. 

Seorang juru bicara kementerian pertahanan mengkonfirmasi bahwa fregat Méndez Nuñez telah ditarik dari armada, menggambarkan langkah itu sebagai "pemisahan sementara".

Media Spanyol melaporkan bahwa keputusan telah diambil untuk menghentikan Spanyol diseret ke dalam konflik antara AS dan Iran. Kementerian pertahanan menolak mengomentari alasan-alasan penarikan itu, tetapi mengatakan menteri pertahanan, Margarita Robles, akan membuat pernyataan di Brussels pada hari Selasa.

Pompeo telah bertemu para pemimpin di Eropa dan Timur Tengah untuk membahas ketegangan dengan Iran pada minggu lalu.

Dia membatalkan rencana untuk tiba di Moskow pada hari Senin untuk bertemu dengan para pemimpin bisnis AS dan staf kedutaan, namun sebaliknya melakukan perjalanan ke Brussels untuk mengikuti KTT diplomat Eropa, yang berusaha untuk menyelamatkan kesepakatan nuklir.

Jeremy Hunt, menteri luar negeri Inggris, mengatakan sekutu-sekutu Amerika di Amerika khawatir tentang kemungkinan pecahnya perang antara Iran dan AS. "Kami sangat khawatir tentang risiko konflik yang terjadi secara tidak sengaja dengan eskalasi yang tidak diinginkan di kedua sisi," kata Hunt.



TERBARU

[X]
×