kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.733.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.775   41,00   0,23%
  • IDX 6.343   88,19   1,41%
  • KOMPAS100 845   13,84   1,67%
  • LQ45 637   11,87   1,90%
  • ISSI 216   3,16   1,48%
  • IDX30 361   6,92   1,95%
  • IDXHIDIV20 443   7,69   1,77%
  • IDX80 96   1,76   1,88%
  • IDXV30 117   1,37   1,18%
  • IDXQ30 116   2,26   1,99%

Potensi perang terbuka, pembom nuklir B-52 AS diluncurkan untuk memperingatkan Iran


Rabu, 20 Januari 2021 / 11:26 WIB
ILUSTRASI. Kecemasan akan perang terbuka di Timur Tengah melonjak setelah pesawat pembom B-52 Stratofortress AS terbang melintasi wilayah tersebut. Air Force Command of Ukraine's Armed Forces/Handout via REUTERS


Sumber: Daily Mail | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Ketegangan antara AS dan Iran meningkat setelah peringatan satu tahun pembunuhan Qasem Soleimani.

Komandan Pengawal Revolusi Iran itu terbunuh oleh serangan udara AS di dekat Bandara Internasional Baghdad pada 3 Januari.

Sumber-sumber Amerika menuduh dia membantu mengatur serangan teror di Timur Tengah.

Sebagai tanggapan, Iran menembakkan rudal balistik ke pangkalan militer AS di Irak yang menyebabkan sejumlah cedera.

Ketegangan antara Iran dan AS melonjak selama kepresidenan Donald Trump.

Pada bulan Mei, Trump menarik AS dari kesepakatan nuklir Iran yang dinegosiasikan oleh Barack Obama.

Langkah itu ditentang oleh China, Rusia, Inggris, Prancis dan Jerman.

Selanjutnya: PBB: Iran kembangkan logam uranium untuk bahan bakar reaktor nuklir




TERBARU

[X]
×