kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.486   -44,00   -0,25%
  • IDX 6.743   -115,66   -1,69%
  • KOMPAS100 897   -18,84   -2,06%
  • LQ45 659   -10,62   -1,59%
  • ISSI 244   -3,93   -1,58%
  • IDX30 373   -4,41   -1,17%
  • IDXHIDIV20 456   -5,79   -1,25%
  • IDX80 102   -1,80   -1,74%
  • IDXV30 130   -1,82   -1,38%
  • IDXQ30 119   -1,21   -1,01%

Prancis Deteksi Wabah Pertama Penyakit Lumpy Skin pada Sapi


Senin, 30 Juni 2025 / 16:16 WIB
Prancis Deteksi Wabah Pertama Penyakit Lumpy Skin pada Sapi
ILUSTRASI. Aberdeen Angus and Hereford cattle belonging to farmer Philip Maguire are seen in Enniskerry, Ireland November 16, 2017. Picture taken November 16, 2017. REUTERS/Clodagh Kilcoyne


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - PARIS. Kementerian Pertanian Prancis pada Minggu (29/6) mengonfirmasi adanya wabah pertama penyakit lumpy skin (LSD) di sebuah peternakan sapi di negara tersebut.

Baca Juga: Didukung Prancis & Indonesia, Ekspansi Schneider Electric Simbol Kolaborasi Strategis

Penyakit lumpy skin, yang menyebabkan timbulnya lepuh-lepuh pada kulit dan penurunan produksi susu, merupakan penyakit virus yang sangat menular yang menyerang sapi dan kerbau, dan ditularkan melalui gigitan serangga.

Penyakit ini tidak membahayakan manusia, namun sering kali berdampak serius terhadap perdagangan ternak.

Kasus pertama di Prancis ditemukan di wilayah Savoie, dekat Pegunungan Alpen. Penyakit ini sudah menyebar luas di Afrika Utara dan juga dilaporkan muncul di Italia dalam beberapa pekan terakhir.

Baca Juga: Israel Murka, Prancis Tutup Stan Senjata di Paris Airshow

Untuk mencegah penyebaran lebih lanjut, otoritas Prancis memberlakukan pembatasan pergerakan ternak dalam radius 50 kilometer dari lokasi wabah, menurut pernyataan kementerian tersebut.


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×