kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Prancis Deteksi Wabah Pertama Penyakit Lumpy Skin pada Sapi


Senin, 30 Juni 2025 / 16:16 WIB
Prancis Deteksi Wabah Pertama Penyakit Lumpy Skin pada Sapi
ILUSTRASI. Aberdeen Angus and Hereford cattle belonging to farmer Philip Maguire are seen in Enniskerry, Ireland November 16, 2017. Picture taken November 16, 2017. REUTERS/Clodagh Kilcoyne


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - PARIS. Kementerian Pertanian Prancis pada Minggu (29/6) mengonfirmasi adanya wabah pertama penyakit lumpy skin (LSD) di sebuah peternakan sapi di negara tersebut.

Baca Juga: Didukung Prancis & Indonesia, Ekspansi Schneider Electric Simbol Kolaborasi Strategis

Penyakit lumpy skin, yang menyebabkan timbulnya lepuh-lepuh pada kulit dan penurunan produksi susu, merupakan penyakit virus yang sangat menular yang menyerang sapi dan kerbau, dan ditularkan melalui gigitan serangga.

Penyakit ini tidak membahayakan manusia, namun sering kali berdampak serius terhadap perdagangan ternak.

Kasus pertama di Prancis ditemukan di wilayah Savoie, dekat Pegunungan Alpen. Penyakit ini sudah menyebar luas di Afrika Utara dan juga dilaporkan muncul di Italia dalam beberapa pekan terakhir.

Baca Juga: Israel Murka, Prancis Tutup Stan Senjata di Paris Airshow

Untuk mencegah penyebaran lebih lanjut, otoritas Prancis memberlakukan pembatasan pergerakan ternak dalam radius 50 kilometer dari lokasi wabah, menurut pernyataan kementerian tersebut.


Tag


TERBARU

[X]
×