kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.564.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.002   -55,00   -0,30%
  • IDX 5.279   282,28   5,65%
  • KOMPAS100 680   48,89   7,75%
  • LQ45 530   41,89   8,58%
  • ISSI 180   7,15   4,15%
  • IDX30 298   24,37   8,92%
  • IDXHIDIV20 389   32,13   9,00%
  • IDX80 78   5,77   7,97%
  • IDXV30 108   7,16   7,11%
  • IDXQ30 98   8,45   9,41%

Prancis mengajak negara Pasifik Selatan untuk memerangi pengaruh maritim China


Selasa, 20 Juli 2021 / 13:15 WIB


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Pada kesempatan itu Macron menyebut ancaman yang dihadapi memiliki jiwa "predator" di lautan yang akan bisa merugikan banyak negara di kawasan tersebut, yang umumnya bergantung pada hasil laut.

"Kami akan meluncurkan jaringan penjaga pantai untuk Pasifik Selatan di sekitar tiga tujuan utama: berbagi informasi, kerjasama operasional dan pelatihan," kata Macron, seperti dikutip Reuters.

Sebenarnya Macron tidak secara langsung menyebut China sebagai ancaman. Namun, seorang penasihat presiden Prancis mengatakan kebijakan itu menargetkan penangkapan ikan ilegal yang sebagian besar dilakukan oleh aktor swasta.

Tapi pada kenyataannya, kapal-kapal China, dari kapal milik pribadi hingga pukat komersial milik perusahaan publik mulai datang ke wilayah tersebut dan Asia Tenggara karena hasil di sekitar perairannya mulai terbatas.

China diketahui telah berkeliaran ke berbagai lautan dan beberapa kali menyebabkan pertikaian diplomatik dengan negara-negara di sekitar Laut Cina Selatan tetapi juga Argentina.

Selanjutnya: Pesawat militer AS mendarat di Taiwan, China gelar latihan pendaratan amfibi




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×