kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Presiden Jerman mundur karena kasus pinjaman rumah


Jumat, 17 Februari 2012 / 17:42 WIB
Presiden Jerman mundur karena kasus pinjaman rumah
ILUSTRASI. Arsenal vs Benfica di Liga Europa: Kandaskan Aguias 3-2, Aubameyang jadi pahlawan


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati, Reuters, BBC | Editor: Wahyu T.Rahmawati

Presiden Jerman Christian Wulff mengundurkan diri Jumat (17/2) setelah jaksa di Lower Saxony meminta parlemen Kamis lalu untuk melepas imunitas legal atas kasus pinjaman rumah.

Dalam pernyataan singkat, Wulff mengatakan, perkembangan terakhir menunjukkan bahwa kepercayaan rakyat sudah rusak. "Artinya, efektivitas saya pun rusak. Oleh karena itu, saya tidak mungkin menjalankan kantor kepresidenan, baik di dalam atau di luar negeri," kata Wulff.

Wulff juga dituduh menggertak koran Bild untuk tidak menulis berita soal pinjaman rumah. Namun, pria 52 tahun ini menyangkal melakukan kesalahan. Pelepasan imunitas presiden merupakan permintaan formal untuk memulai penyidikan terhadap Wulff. Bukan berarti presiden dari partai Christian Democrat ini bakal dituntut.

Kasus ini berawal ketika Wulff menerima pinjaman rumah berbungan rendah € 500.000 dari istri seorang pebisnis kaya, Oktober 2008, ketika ia menjabat kepala pemerintahan negara bagian Lower Saxony. Pekan ini, terungkap bahwa Wulff meninggalkan pesan ke Pemimpin Redaksi Bild, Kai Diemann pada 12 Desember, mengancam akan menuntut bila Bild mempublikasikan berita pinjaman ini.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×