kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.410   65,94   1,04%
  • KOMPAS100 845   12,09   1,45%
  • LQ45 640   9,44   1,50%
  • ISSI 222   2,82   1,29%
  • IDX30 359   5,14   1,45%
  • IDXHIDIV20 438   4,81   1,11%
  • IDX80 96   1,44   1,52%
  • IDXV30 120   0,97   0,81%
  • IDXQ30 114   1,39   1,23%

Presiden Korea Selatan siap melanjutkan kembali dialog dengan Korea Utara


Selasa, 27 April 2021 / 14:31 WIB
ILUSTRASI. Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan Presiden Korea Selatan Moon Jae In berjabat tangan dalam Inter-Korean Summit di desa Panmunjom, 27 April 2018.


Sumber: Yonhap,Yonhap | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - SEOUL. Presiden Korea Selatan, Moon Jae In, pada hari Selasa (27/4) mengatakan, pihaknya telah siap untuk melanjutkan dialog dengan Korea Utara. Moon merasa waktunya sudah dekat bagi kedua Korea untuk menekankan pentingnya kesepakatan KTT bersejarah mereka tiga tahun sebelumnya.

Berbicara pada peringatan tiga tahun penandatanganan Deklarasi Panmunjom dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, Presiden Moon berharap kedua Korea bisa mencapai kemakmuran bersama dan membangun perdamaian abadi.

"Waktunya semakin dekat, kita harus mengakhiri musyawarah panjang dan memulai kembali dialog, "katanya dalam rapat kabinet, seperti dikutip Yonhap.

Baca Juga: Paus Fransiskus kembali ungkapkan niatnya untuk mengunjungi Korea Utara

Deklarasi Panmunjom dinilai sebagai tonggak perdamaian kedua Korea yang tidak dapat dirusak oleh siapa pun. Moon menegaskan bahwa jalan perdamaian yang dibangun tidak dapat dibatalkan dalam keadaan apa pun.

"Perdamaian, untuk saat ini, belum lengkap. Kita harus bergerak menuju perdamaian permanen yang tidak dapat diubah berdasarkan Deklarasi Panmunjom," lanjut sang presiden.

Moon turut mengungkapkan harapan bahwa pembicaraan tatap muka dengan Presiden AS Joe Biden, yang dijadwalkan akan diadakan di Washington pada akhir Mei, bisa mengoordinasikan secara dekat kebijakan terkait Korea Utara.

Dia mengatakan bahwa pemerintahannya berencana untuk menemukan cara untuk memajukan proses perdamaian Korea atas dasar kerja sama yang kuat dengan pemerintahan Biden.

Baca Juga: Presiden Korea Selatan: Trump bertele-tele dengan Korea Utara dan gagal!




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×