kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.718.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.715   -56,00   -0,32%
  • IDX 6.541   19,57   0,30%
  • KOMPAS100 851   1,98   0,23%
  • LQ45 644   2,52   0,39%
  • ISSI 230   0,54   0,24%
  • IDX30 360   1,46   0,41%
  • IDXHIDIV20 439   1,81   0,41%
  • IDX80 97   0,24   0,25%
  • IDXV30 122   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   0,52   0,46%

Presiden Korea Selatan siap melanjutkan kembali dialog dengan Korea Utara


Selasa, 27 April 2021 / 14:31 WIB
ILUSTRASI. Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan Presiden Korea Selatan Moon Jae In berjabat tangan dalam Inter-Korean Summit di desa Panmunjom, 27 April 2018.


Sumber: Yonhap,Yonhap | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - SEOUL. Presiden Korea Selatan, Moon Jae In, pada hari Selasa (27/4) mengatakan, pihaknya telah siap untuk melanjutkan dialog dengan Korea Utara. Moon merasa waktunya sudah dekat bagi kedua Korea untuk menekankan pentingnya kesepakatan KTT bersejarah mereka tiga tahun sebelumnya.

Berbicara pada peringatan tiga tahun penandatanganan Deklarasi Panmunjom dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, Presiden Moon berharap kedua Korea bisa mencapai kemakmuran bersama dan membangun perdamaian abadi.

"Waktunya semakin dekat, kita harus mengakhiri musyawarah panjang dan memulai kembali dialog, "katanya dalam rapat kabinet, seperti dikutip Yonhap.

Baca Juga: Paus Fransiskus kembali ungkapkan niatnya untuk mengunjungi Korea Utara

Deklarasi Panmunjom dinilai sebagai tonggak perdamaian kedua Korea yang tidak dapat dirusak oleh siapa pun. Moon menegaskan bahwa jalan perdamaian yang dibangun tidak dapat dibatalkan dalam keadaan apa pun.

"Perdamaian, untuk saat ini, belum lengkap. Kita harus bergerak menuju perdamaian permanen yang tidak dapat diubah berdasarkan Deklarasi Panmunjom," lanjut sang presiden.

Moon turut mengungkapkan harapan bahwa pembicaraan tatap muka dengan Presiden AS Joe Biden, yang dijadwalkan akan diadakan di Washington pada akhir Mei, bisa mengoordinasikan secara dekat kebijakan terkait Korea Utara.

Dia mengatakan bahwa pemerintahannya berencana untuk menemukan cara untuk memajukan proses perdamaian Korea atas dasar kerja sama yang kuat dengan pemerintahan Biden.

Baca Juga: Presiden Korea Selatan: Trump bertele-tele dengan Korea Utara dan gagal!




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×