kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.559.000   -11.000   -0,43%
  • USD/IDR 18.166   -36,00   -0,20%
  • IDX 5.098   -184,26   -3,49%
  • KOMPAS100 656   -29,76   -4,34%
  • LQ45 515   -24,19   -4,48%
  • ISSI 171   -5,38   -3,04%
  • IDX30 289   -13,61   -4,49%
  • IDXHIDIV20 388   -17,40   -4,29%
  • IDX80 76   -3,38   -4,28%
  • IDXV30 108   -4,36   -3,89%
  • IDXQ30 98   -4,24   -4,16%

Venezuela Dikabarkan Ingin Keluar dari OPEC


Jumat, 28 Agustus 2026 / 06:44 WIB
Diperbarui Jumat, 28 Agustus 2026 / 06:49 WIB
Venezuela Dikabarkan Ingin Keluar dari OPEC
ILUSTRASI. Sejumlah sumber mengungkapkan bahwa Venezuela sedang mempertimbangkan untuk keluar dari keanggotaannya di OPEC (REUTERS/Dado Ruvic)


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - LONDON. Venezuela sedang mengkaji secara serius rencana untuk keluar dari Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak Bumi (OPEC), demikian dilaporkan Bloomberg News pada Kamis (27/8/2026), mengutip sumber-sumber yang mengetahui masalah tersebut.

Gagasan untuk keluar dari organisasi tersebut telah menjadi topik pembicaraan dengan para pejabat Amerika Serikat (AS). Berdasarkan laporan tersebut, hingga saat ini belum ada keputusan akhir yang diambil.

Di sisi lain, Reuters tidak dapat segera memverifikasi laporan tersebut.

Baca Juga: Qatar Turun Tangan Jadi Penengah: Trump Klaim AS Tidak Sedang Berdialog dengan Iran

Hingga pertengahan tahun 2026, produksi minyak mentah Venezuela berada di kisaran 1,2 juta barel per hari. Bahkan, produksi minyak mentah negara yang berada di Amerika Selatan tersebut diproyeksi bisa mencapai 1,245 juta barel per hari di akhir 2026.


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×