kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.723.000   -27.000   -0,98%
  • USD/IDR 17.771   30,00   0,17%
  • IDX 6.522   116,06   1,81%
  • KOMPAS100 849   15,70   1,88%
  • LQ45 641   8,52   1,35%
  • ISSI 230   4,91   2,18%
  • IDX30 358   4,21   1,19%
  • IDXHIDIV20 437   4,93   1,14%
  • IDX80 97   1,66   1,75%
  • IDXV30 122   1,89   1,57%
  • IDXQ30 114   1,08   0,96%

Venezuela Dikabarkan Ingin Keluar dari OPEC


Jumat, 28 Agustus 2026 / 06:44 WIB
Diperbarui Jumat, 28 Agustus 2026 / 06:49 WIB
Venezuela Dikabarkan Ingin Keluar dari OPEC
ILUSTRASI. Sejumlah sumber mengungkapkan bahwa Venezuela sedang mempertimbangkan untuk keluar dari keanggotaannya di OPEC (REUTERS/Dado Ruvic)


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - LONDON. Venezuela sedang mengkaji secara serius rencana untuk keluar dari Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak Bumi (OPEC), demikian dilaporkan Bloomberg News pada Kamis (27/8/2026), mengutip sumber-sumber yang mengetahui masalah tersebut.

Gagasan untuk keluar dari organisasi tersebut telah menjadi topik pembicaraan dengan para pejabat Amerika Serikat (AS). Berdasarkan laporan tersebut, hingga saat ini belum ada keputusan akhir yang diambil.

Di sisi lain, Reuters tidak dapat segera memverifikasi laporan tersebut.

Baca Juga: Qatar Turun Tangan Jadi Penengah: Trump Klaim AS Tidak Sedang Berdialog dengan Iran

Hingga pertengahan tahun 2026, produksi minyak mentah Venezuela berada di kisaran 1,2 juta barel per hari. Bahkan, produksi minyak mentah negara yang berada di Amerika Selatan tersebut diproyeksi bisa mencapai 1,245 juta barel per hari di akhir 2026.




TERBARU

[X]
×