kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45774,37   -28,65   -3.57%
  • EMAS1.028.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.06%
  • RD.CAMPURAN -0.05%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.02%

Presiden Meksiko memuji kepemimpinan Trump dalam pertemuan kenegaraan pertamanya


Kamis, 09 Juli 2020 / 09:24 WIB
Presiden Meksiko memuji kepemimpinan Trump dalam pertemuan kenegaraan pertamanya
ILUSTRASI. Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador. REUTERS/Jose Luis Gonzalez/File Photo

Reporter: Handoyo | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador memuji Presiden Donald Trump pada pertemuan pertama mereka pada hari Rabu. Ia mengatakan pemimpin AS itu telah memperlakukan Meksiko dengan hormat meskipun sejarahnya telah banyak ancaman tarif dan penghinaan terhadap warga Meksiko.

Pemimpin sayap kiri Meksiko melakukan perjalanan luar negeri pertamanya sebagai presiden ke Gedung Putih, di mana ia dan Trump menekankan hal positif dalam sambutan publik mereka sementara sebagian besar menutupi perbedaan mereka dalam bisnis, obat-obatan terlarang dan migrasi.

Baca Juga: Presiden Meksiko memilih menggunakan penerbangan komersial untuk bertemu Donald Trump

"Apa yang paling saya hargai adalah bahwa Anda tidak pernah mencoba memaksakan apa pun pada kami yang melanggar atau merusak kedaulatan kami," kata Lopez Obrador dikutip dari Reuters.

"Kamu tidak pernah mencoba memperlakukan kami seperti koloni," tambahnya. "Saya di sini untuk mengatakan kepada orang-orang Amerika Serikat bahwa presiden Anda telah memperlakukan kami dengan baik dan hormat."

Gedung Putih mengatakan delegasi Meksiko, termasuk Lopez Obrador, diuji untuk virus corona sebelum mereka bertemu dengan Trump. Mengingat pandemi, yang masih melonjak di Meksiko dan Amerika Serikat, orang-orang itu tidak berjabat tangan ketika Trump menyapa Lopez Obrador pada saat kedatangannya. Tidak ada yang memakai masker wajah.

Tidak ada tanda-tanda kemajuan nyata dalam masalah-masalah seperti pemberantasan narkotika dan upaya Lopez Obrador untuk menegosiasikan ulang kontrak infrastruktur energi senilai miliaran dolar.

Baca Juga: Amerika akan 'paksa' mahasiswa asing pulang ke negaranya, jika ini yang terjadi

Kedua orang itu menandatangani deklarasi bersama yang memuji permulaan Amerika Serikat-Meksiko-Kanada pada 1 Juli, yang menggantikan Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara yang dicerca oleh Trump.

Para kritikus berpendapat Trump bermaksud menggunakan kunjungan itu untuk mendapatkan dukungan di antara para pemilih Hispanik menjelang pemilihan presiden AS 3 November di mana ia diperkirakan akan menghadapi Demokrat Joe Biden.



TERBARU

[X]
×