kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.962   -26,00   -0,14%
  • IDX 6.122   -26,16   -0,43%
  • KOMPAS100 793   -5,23   -0,65%
  • LQ45 608   -3,65   -0,60%
  • ISSI 212   -0,09   -0,04%
  • IDX30 337   -1,94   -0,57%
  • IDXHIDIV20 427   -0,46   -0,11%
  • IDX80 91   -0,65   -0,71%
  • IDXV30 115   -0,40   -0,35%
  • IDXQ30 110   -0,10   -0,09%

Produksi Industri Jepang Turun 1,7% pada Agustus, di Bawah Ekspektasi


Rabu, 30 September 2026 / 07:47 WIB
Produksi Industri Jepang Turun 1,7% pada Agustus, di Bawah Ekspektasi
ILUSTRASI. Belanja ritel di Tokyo Jepang (REUTERS/Issei Kato)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Produksi industri Jepang turun secara tak terduga pada Agustus 2026, menambah indikasi tekanan terhadap sektor manufaktur Negeri Sakura.

Melansir Reuters, data pemerintah Jepang yang dirilis Rabu (30/9/2026) menunjukkan, produksi industri turun 1,7% pada Agustus dibandingkan bulan sebelumnya. Penurunan ini menjadi yang kedua secara beruntun.

Baca Juga: Donald Trump Sebut Iran Akan Menyerah, tetapi Belum Tahu Kapan

Hasil tersebut berlawanan dengan ekspektasi pasar. Dalam jajak pendapat Reuters, ekonom sebelumnya memperkirakan produksi industri Jepang justru tumbuh 1,7% pada Agustus.

Penurunan produksi terutama dipengaruhi oleh sektor kendaraan bermotor. Produksi kendaraan turun 6,8% secara bulanan setelah aktivitas operasional terganggu gempa bumi dan topan.

Selain itu, produksi mesin untuk keperluan umum dan bisnis turun 6% pada periode yang sama.

Meski demikian, perusahaan manufaktur Jepang memperkirakan aktivitas produksi akan kembali meningkat dalam dua bulan berikutnya.

Baca Juga: Qatar Dorong Kesepakatan Damai AS-Iran, Selat Hormuz Jadi Kunci

Berdasarkan survei Kementerian Ekonomi, Perdagangan dan Industri Jepang, produksi yang telah disesuaikan secara musiman diproyeksikan tumbuh 3,2% pada September dan 3,1% pada Oktober.

Data produksi industri tersebut menjadi salah satu indikator yang akan diperhatikan Bank of Japan (BOJ) dalam menentukan arah kebijakan suku bunga selanjutnya.

Perkembangan ekonomi Jepang menjadi perhatian BOJ di tengah pertimbangan untuk melanjutkan normalisasi kebijakan moneter.

Sebelumnya, data ekonomi Jepang menunjukkan pemulihan masih menghadapi tekanan dari konsumsi dan investasi, meski ekspor tetap relatif tangguh.

Baca Juga: John Williams: The Fed Tak Perlu Terburu-buru Naikkan Suku Bunga




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×