kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Produksi minyak Libya merosot hampir 50%


Selasa, 01 Maret 2011 / 12:40 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi kantor Asuransi Generali di Jakarta. KONTAN/Muradi/2018/06/28


Reporter: Edy Can, AP | Editor: Edy Can

KAIRO. Produksi minyak Libya telah terpangkas sebesar 50% sejak kerusuhan meletus di negara tersebut. Penurunan produksi ini lantaran banyak ekspatriat yang kembali negaranya.

Shukri Ghanem, Pimpinan perusahaan minyak Libia National Oil Co. mengatakan, produksi di beberapa ladang minyak dihentikan di antarannya di Hamada. "Penyebab utama produksi minyak turun karena kepanikan pekerja asing. Saya pikir mereka akan selamat jika mereka kembali bekerja," kata yang secara de facto menteri energi Libya.

Asal tahu saja, Libya memproduksi 1,6 juta barel setiap hari. Hampir 85% dari produksi itu diekspor ke Eropa.

Keterangan ini berbeda dengan pejabat Libya di wilayah timur yang menentang Kolonel Muammar Khadafi. Dia mengatakan, pihaknya telah membuka pelabuhan Tobruk. untuk mengapalkan 1 juta barel minyak mentah ke kapal tanker China.

Saat ini, mereka juga sedang mengapalkan minyak jenis light sweet ke Italia sebanyak 600.000 barel. "Terminal di Tobruk bekerja 100%," kata Rajab Shanoun, pejabat Arabian Gulf Oil Co.

Shanoun mengatakan, dua ladang minyak utama juga terus memompa minyak. Namun, dia mengaku tidak menyebutkan berapa kapasitas produksi ladang minyak tersebut.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×