kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.822   -47,00   -0,26%
  • IDX 6.177   4,80   0,08%
  • KOMPAS100 808   -9,54   -1,17%
  • LQ45 609   -7,52   -1,22%
  • ISSI 213   1,66   0,79%
  • IDX30 345   -4,23   -1,21%
  • IDXHIDIV20 421   -5,17   -1,21%
  • IDX80 92   -1,32   -1,42%
  • IDXV30 113   -1,72   -1,50%
  • IDXQ30 110   -1,54   -1,38%

Punya harta US$ 13,8 miliar, James Dyson kini jadi orang paling kaya di Inggris


Rabu, 23 Januari 2019 / 17:08 WIB


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - LONDON. Penemu sekaligus pebisnis James Dyson sekarang menyandang status sebagai orang terkaya di Inggris. Status ini didapat setelah perusahaannya menorehkan rekor keuntungan di tahun lalu.

Dilansir dari Bloomberg, Dyson kini memiliki kekayaan pribadi sebanyak US$ 13,8 miliar

Dyson Ltd mengantongi laba sebesar £ 1,1 miliar atau sekitar US$ 1,4 miliar sepanjang tahun lalu. Laba dari perusahaan penyedot debu ini melonjak dari capaian pada tahun sebelumnya yang sebesar £ 801 juta.

Lompatan keuntungan perusahannya berhasil menggemukkan kekayaan pribadi Dyson sekitar US$ 3 miliar, menurut Bloomberg Billionaires Index. Dengan pundi-pundi uang sebesar itu, ia juga berada di jajaran 500 orang terkaya di dunia.

Kenaikan kekayaan ini juga membuatnya melewati Jim Ratcliffe, pendiri pabrik bahan kimia Ineos Group dan Hugh Grosvenor yang merupakan Duke of Westminster ketujuh.

Dyson yang merupakan salah satu perusahaan teknologi terbesar di Inggris, telah mendapat keuntungan dari basis pelanggan yang tumbuh di Asia. Kawasan ini kini memberi lebih dari 50% dari keuntungan perusahaannya.

Pada bulan November, Alibaba Group Holding Limited juga mengatakan bahwa beberapa produk terlaris selama gelaran tahunan Singles'Day pada November 11 2018 adalah produk-produk merek Dyson.

Setelah sukses berbisnis penyedot debu, Dyson juga dikabarkan berminat untuk memproduksi mobil listrik.




TERBARU

[X]
×