kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.572.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 17.918   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.094   62,48   1,04%
  • KOMPAS100 785   10,40   1,34%
  • LQ45 602   8,03   1,35%
  • ISSI 213   1,61   0,76%
  • IDX30 334   4,21   1,27%
  • IDXHIDIV20 427   4,86   1,15%
  • IDX80 90   1,14   1,28%
  • IDXV30 117   0,96   0,83%
  • IDXQ30 109   1,31   1,21%

Putin dispekulasikan pensiun, Rusia siapkan UU kekebalan hukum seumur hidup untuknya


Sabtu, 07 November 2020 / 13:37 WIB
ILUSTRASI. Presiden Rusia Vladimir Puti. Sputnik/Aleksey Nikolskyi/Kremlin via REUTERS


Sumber: CNN | Editor: Tendi Mahadi

Berdasarkan undang-undang saat ini, mantan presiden dapat dicabut kekebalannya jika kasus pidana atas pengkhianatan negara atau kejahatan berat diprakarsai oleh Komite Investigasi dan didukung oleh kedua majelis parlemen.

Undang-undang terbaru muncul seminggu setelah Putin mengajukan RUU lain di bawah reformasi konstitusionalnya yang memberi mantan presiden kursi seumur hidup di majelis tinggi parlemen Rusia.

Baca Juga: Trump mau gugat pilpres AS, Partai Republik mesti cari dana Rp 853 miliar

RUU yang diusulkan telah memicu spekulasi apakah ini bisa menjadi rencana pensiun untuk Putin, yang memiliki opsi untuk tetap berkuasa hingga 2036 berkat reformasi konstitusi yang disetujui musim panas ini.

Juru bicara Putin Dmitry Peskov sendiri mengatakan bahwa jaminan seumur hidup untuk mantan presiden bukanlah hal baru dalam hukum internasional dan mengikuti amandemen konstitusi.

Peskov juga mengatakan bahwa Putin dalam keadaan sehat dan tidak berencana untuk mundur.

Selanjutnya: Trump: Joe Biden jangan asal mengklaim jabatan presiden, langkah hukum baru dimulai!




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×