kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Putin ke Sekjen PBB: Harapan untuk Mengakhiri Perang Lewat Diplomasi Masih Ada


Rabu, 27 April 2022 / 07:00 WIB
Putin ke Sekjen PBB: Harapan untuk Mengakhiri Perang Lewat Diplomasi Masih Ada
ILUSTRASI. Presiden Rusa Vladimir Putin.


Sumber: The Straits Times | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Sebelum ini Rusia telah menolak adanya gencatan senjata kemanusiaan selama empat hari yang diminta PBB untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan dan memobilisasi warga sipil. Rusia melihat momen gencatan senjata itu hanya akan dimanfaatkan Ukraina untuk menumpuk senjata dari Barat.

Menggambarkan dirinya sebagai pembawa pesan perdamaian sebelum datang ke Moskow, Guterres melihat invasi Rusia adalah pelanggaran integritas teritorial.

"Ada dua posisi tentang apa yang terjadi di Ukraina. Bagi Rusia, ini adalah operasi militer khusus. Dari sudut pandang PBB, invasi Rusia ke Ukraina adalah pelanggaran integritas teritorial," kata Guterres, seperti dikutip dari Al Jazeera.

Guterres berharap perang segera bisa diakhiri demi kebaikan rakyat Ukraina, rakyat Rusia, dan semua orang di dunia yang terkena dampaknya.




TERBARU

[X]
×