kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.002   2,00   0,01%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Rekor kematian harian virus corona: 42 korban tewas di provinsi Hubei


Jumat, 31 Januari 2020 / 09:23 WIB
ILUSTRASI. Pembangunan rumah sakit Wuhan. China Daily via REUTERS


Sumber: South China Morning Post | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Dengan adanya rumah sakit itu, diharapkan ada penambahan sekitar 2.300 tempat tidur untuk membantu mengurangi kekurangan akut di pusat kota Wuhan.

Meskipun Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa wabah itu adalah darurat kesehatan global, para pejabat WHO mengatakan mereka menentang setiap langkah untuk menutup perbatasan China atau membatasi pergerakan pelancong Tiongkok.

Tedros Adhanom Ghebreyesus, CEO WHO, mengatakan langkah itu bukan berarti mereka tidak mempercayai akan langkah yang diambil China. Melainkan untuk mencegah kerusakan yang bisa dilakukan virus ini jika menyebar ke negara dengan sistem kesehatan yang lebih lemah.

Baca Juga: Virus corona merebak, jaga daya tahan tubuh Anda dengan jahe merah

Di sisi lain, lebih dari selusin negara mulai mengevakuasi warganya dari Wuhan. Pada hari Kamis, Departemen Luar Negeri AS mengizinkan staf diplomatik Amerika dan keluarga mereka di Beijing, Shanghai, Chengdu dan Guangzhou untuk meninggalkan negara itu.




TERBARU

[X]
×