Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR15.204
  • SUN90,77 -0,26%
  • EMAS623.158 -0,48%

Resiko Brexit, BoE tahan suku bunga acuan

Sabtu, 19 Maret 2016 / 13:58 WIB

Resiko Brexit, BoE tahan suku bunga acuan



Berita Terkait

LONDON. Kondisi labil jelang referendum keluarnya Inggris dari Uni Eropa atawa Brexit, memaksa Bank Sentral Inggris (BoE) tetap mempertahankan era suku bunga rendah. Kemarin, BoE menahan suku bunga acuan di level 0,5% selama tujuh tahun terakhir.

Sembilan atau seluruh anggota Monetary Policy Committee BoE sepakat menahan suku bunga. Gubernur BoE Mark Carney menyatakan, keputusan ini diambil atas proyeksi penurunan inflasi dan investasi sebagai efek Brexit.


"Ada ketidakpastian yang meningkat menjelang referendum yang memengaruhi poundsterling dan menunda investor berinvestasi," tulis dokumen rapat bulanan BoE seperti dikutip BBC, Jumat (18/3).

Chris Williamson, Kepala Ekonom Markit menilai, keputusan BoE sudah diduga pelaku pasar. Menurut dia, masa depan ekonomi Inggris tergantung keputusan referendum.

Dus, Williamson meyakini, para pembuat kebijakan mencoba berhati-hati dan bersikap wait and see. "Para pembuat kebijakan sudah menyadari bahwa belanja perusahaan sudah merosot sejak isu Brexit memanas di awal tahun," ujar dia.

Kendati begitu, BoE menyatakan akan tetap berencana menaikkan suku bunga acuan secara bertahap dalam tempo dua tahun mendatang.

David Kern, Kepala Ekonom BBC mengatakan, keputusan untuk mempertahankan suku bunga dan stimulus terbilang mengejutkan mengingat pertumbuhan diprediksi menyusut dalam rencana anggaran tahun ini.

Pekan ini, Kanselir George Osborne mengajukan proposal anggaran dengan perkiraan target inflasi 2% tidak mungkin tercapai sampai akhir 2017. Sementara itu, pasar tenaga kerja juga diproyeksikan memburuk.

Ramalan Resolution Foundation, insentif pajak yang diajukan Osborne hanya akan menguntungkan orang kaya Inggris. Sementara, pendapatan rumah tangga kaum miskin akan tumbuh 20% atau naik sekitar £ 10 per tahun.

Sebagai perbandingan, insentif pajak akan mendongkrak pendapatan kaum kaya sebesar 20% menjadi sebesar £ 225 saban tahun. Catatan saja, referendum Brexit bakal digelar 23 Juni 2016. Federasi Industri Inggris (CBI) menginginkan Inggris tetap berada di UE agar laju bisnis tetap stabil di tengah perlambatan.  

Reporter: Dessy Rosalina
Editor: Yudho Winarto

EKONOMI INGGIRS

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0007 || diagnostic_api_kanan = 0.0631 || diagnostic_web = 0.4326

Close [X]
×