CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Respons AS, China akan latihan perang di perairan Taiwan pekan ini


Senin, 29 Juli 2019 / 16:15 WIB


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Ketegangan di perairan dekat Taiwan semakin memanas. Setelah China mengatakan siap berperang bila Taiwan mendeklarasikan kemerdekaan, yang kemudian direspons Amerika Serikat (AS) dengan mengirim kepal perang melalui Selat Taiwan, kini China menyatakan akan mengadakan latihan perang di perairan dekat Taiwan pekan ini.

Kendati begitu, Militer China tidak mengatakan kapan persis waktu latihan akan diadakan atau jenis pasukan apa yang akan dilibatkan, tetapi menempatkan suatu daerah di lepas pantai provinsi Guangdong dan Fujian, di sebelah barat Taiwan, menjadi wilayah terlarang dari pukul 06.00 pagi di hari Senin sampai pukul 18.00 pada hari Jumat, karena aktivitas militer.

Baca Juga: Sehari usai China nyatakan siap berperang, Kapal Perang AS berlayar di selat Taiwan

Mengutip Reuters, Senin (29/8) dalam beberapa tahun terakhir, China meningkatkan latihan militernya di sekitar Taiwan, termasuk secara teratur menerbangkan kapal perang di sekitar perairan Taiwan.

Sementara, Kementerian Pertahanan Taiwan menyatakan memantau dengan cermat situasi di selat itu untuk memastikan keamanan dan stabilitas kawasan.

Baca Juga: Tensi semakin panas, China gelar latihan militer setelah Taiwan beli senjata dari AS

Taiwan mengadakan latihan militer tahunannya sendiri pada bulan Mei dan bersumpah untuk mempertahankan diri terhadap ancaman China yang terus meningkat.

Pekan lalu, China menegaskan akan siap berperang melawan mereka yang mencoba memisahkan Taiwan dari negara itu. China menuduh AS merusak stabilitas global dan mengecam penjualan senjata ke pulau tersebut.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×