Sumber: Fortune,Fortune | Editor: Noverius Laoli
Dampaknya, bukan hanya perusahaan yang diuntungkan, tetapi juga masyarakat melalui infrastruktur yang lebih aman, rantai pasok lebih tangguh, serta efisiensi industri.
Ia mencontohkan pendekatan “full stack” yang diterapkan Apple pada ekosistem iPhone dan Tesla pada kendaraan listrik. Strategi serupa, menurutnya, akan melahirkan pemimpin baru di era AI fisik.
“Begitu AI benar-benar memasuki dunia nyata, hampir semua industri bisa direvolusi, dari kesehatan, perumahan, hingga ketahanan pangan,” tegas Fadell.
Baca Juga: Indonesia Siap Hadapi Revolusi AI, Pemerintah Dorong Ekosistem Inklusif
Ia menambahkan, investasi harus diarahkan pada talenta dan rekayasa yang mampu menghadirkan teknologi berskala besar, bukan sekadar menciptakan model AI yang berakhir menjadi komoditas.