kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Revolusi teknologi disebut bisa jadi kunci keberhasilan AS untuk kalahkan China


Minggu, 13 Desember 2020 / 08:00 WIB
Revolusi teknologi disebut bisa jadi kunci keberhasilan AS untuk kalahkan China


Sumber: South China Morning Post | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Milley menyatakan, senjata robotik akan ada di banyak sektor dalam 10 atau 15 tahun mendatang. Ia merasa, China akan bisa melakukan perubahan tersebut dengan cepat.

"Mereka tidak ingin menyamai kita, tapi melebihi kita, mendominasi kita, dapat mengalahkan kita dalam konflik bersenjata," tambah Milley yang menyoroti pesatnya perkembangan militer China.

Pandangan Milley ini seolah bertolak belakang dengan misi Presiden AS terpilih Joe Biden yang mengatakan, Amerika harus mengurangi jejak militernya di luar negeri. Sebab, pangkalan permanen di tempat-tempat, seperti Korea Selatan dan Bahrain, membuat pasukan AS, keluarga, dan staf rentan.

Meskipun demikian, kabar beredar bahwa Jenderal Milley akan tetap menduduki jabatannya sebagai Kepala Staf Gabungan di era Biden nanti.

Selanjutnya: Ancaman Rusia meningkat, Angkatan Laut AS kembali hadirkan Armada Atlantik




TERBARU

[X]
×