kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.835   -41,00   -0,23%
  • IDX 6.375   97,87   1,56%
  • KOMPAS100 833   11,37   1,38%
  • LQ45 633   7,57   1,21%
  • ISSI 221   4,34   2,00%
  • IDX30 351   3,57   1,03%
  • IDXHIDIV20 434   1,47   0,34%
  • IDX80 95   1,26   1,34%
  • IDXV30 119   0,20   0,17%
  • IDXQ30 112   0,55   0,49%

Revolusi teknologi disebut bisa jadi kunci keberhasilan AS untuk kalahkan China


Minggu, 13 Desember 2020 / 08:00 WIB


Sumber: South China Morning Post | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Milley menyatakan, senjata robotik akan ada di banyak sektor dalam 10 atau 15 tahun mendatang. Ia merasa, China akan bisa melakukan perubahan tersebut dengan cepat.

"Mereka tidak ingin menyamai kita, tapi melebihi kita, mendominasi kita, dapat mengalahkan kita dalam konflik bersenjata," tambah Milley yang menyoroti pesatnya perkembangan militer China.

Pandangan Milley ini seolah bertolak belakang dengan misi Presiden AS terpilih Joe Biden yang mengatakan, Amerika harus mengurangi jejak militernya di luar negeri. Sebab, pangkalan permanen di tempat-tempat, seperti Korea Selatan dan Bahrain, membuat pasukan AS, keluarga, dan staf rentan.

Meskipun demikian, kabar beredar bahwa Jenderal Milley akan tetap menduduki jabatannya sebagai Kepala Staf Gabungan di era Biden nanti.

Selanjutnya: Ancaman Rusia meningkat, Angkatan Laut AS kembali hadirkan Armada Atlantik




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×