CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Rupiah Menguat Tipis, Peso Filipina dan Ringgit Malaysia Jadi yang Terlemah di Asia


Rabu, 10 September 2025 / 09:30 WIB
Rupiah Menguat Tipis, Peso Filipina dan Ringgit Malaysia Jadi yang Terlemah di Asia
ILUSTRASI. FILE PHOTO: A Philippines Peso note is seen in this picture illustration June 2, 2017. REUTERS/Thomas White/Illustration/File Photo


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Mata uang Asia bergerak bervariasi terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu (10/9/2025) pagi, dengan peso Filipina dan ringgit Malaysia tercatat memimpin pelemahan.

Berdasarkan data Reuters pukul 09.08 WIB, peso Filipina melemah 0,26% menjadi 57,135 per dolar AS.

Baca Juga: Rupiah Dibuka Menguat ke Rp 16.463 Per Dolar AS Hari Ini (10/9), Terkuat di Asia

Sementara ringgit Malaysia turun 0,21% ke posisi 4,211 per dolar AS. Yuan China dan baht Thailand juga sedikit tertekan, masing-masing melemah 0,03% dan 0,06%.

Sebaliknya, sejumlah mata uang Asia menunjukkan penguatan tipis. Rupiah Indonesia menguat 0,12% ke level Rp16.450 per dolar AS.

sementara dolar Taiwan naik 0,11% ke posisi 30,346 per dolar AS. Yen Jepang juga sedikit menguat 0,09% ke 147,28 per dolar AS.

Sejak awal 2025, pergerakan kurs Asia masih beragam. Yen Jepang tercatat sudah menguat 6,72%, sementara baht Thailand naik 8,07% terhadap dolar AS.

Baca Juga: Dolar AS Stabil Jelang Data Inflasi Rabu (10/9), Pasar Tunggu Keputusan The Fed

Namun, rupiah justru tertekan 2,19% sepanjang tahun berjalan, disusul rupee India yang melemah 2,82%.

Pergerakan tipis mata uang Asia ini terjadi di tengah sentimen global yang masih dipengaruhi prospek kebijakan suku bunga The Fed serta ketidakpastian ekonomi global akibat kebijakan perdagangan AS.


Tag


TERBARU

[X]
×