kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   -25.000   -0,89%
  • USD/IDR 17.857   -2,00   -0,01%
  • IDX 6.207   79,50   1,30%
  • KOMPAS100 826   18,42   2,28%
  • LQ45 620   9,06   1,48%
  • ISSI 216   0,24   0,11%
  • IDX30 350   2,76   0,80%
  • IDXHIDIV20 428   1,66   0,39%
  • IDX80 94   1,37   1,48%
  • IDXV30 118   -0,30   -0,26%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Dolar Taiwan dan Rupiah Menguat Tipis terhadap Dolar AS pada Senin (8/9) Pagi


Senin, 08 September 2025 / 09:46 WIB
Dolar Taiwan dan Rupiah Menguat Tipis terhadap Dolar AS pada Senin (8/9) Pagi
ILUSTRASI. A Taiwan dollar note is seen in this illustration photo May 31, 2017. REUTERS/Thomas White/Illustration GLOBAL BUSINESS WEEK AHEAD - SEARCH GLOBAL BUSINESS 5 JUNE FOR ALL IMAGES?


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Sejumlah mata uang Asia bergerak bervariasi terhadap dolar AS pada perdagangan Senin (8/9/2025) pagi.

Dolar Taiwan dan rupiah Indonesia tercatat menguat tipis, sementara yen Jepang dan peso Filipina justru melemah.

Baca Juga: Rupiah Dibuka Menguat ke Rp 16.386 Per Dolar AS Hari Ini (8/9), Paling Kuat di Asia

Berdasarkan data pukul 02.10 GMT, dolar Taiwan menguat 0,41% menjadi 30,49 per dolar AS dari posisi sebelumnya di 30,615.

Rupiah juga menguat 0,27% ke level 16.370 per dolar AS, dibandingkan hari sebelumnya di 16.415.

Sebaliknya, yen Jepang melemah 0,43% menjadi 148,02 per dolar AS, sementara peso Filipina turun 0,26% ke level 56,78.

Pergerakan sejak awal tahun 2025 menunjukkan bahwa sebagian besar mata uang Asia masih mencatat penguatan terhadap dolar AS.

Baca Juga: Rupiah Berpeluang Menguat pada Senin (8/9), Dipicu Pelemahan Dolar AS

Dolar Taiwan memimpin dengan kenaikan 7,51% sejak akhir 2024, diikuti baht Thailand (+7,04%), dolar Singapura (+6,28%), dan won Korea Selatan (+6,05%).

Namun, rupiah justru melemah 1,71% sepanjang tahun berjalan, sementara rupee India turun lebih dalam sebesar 3,00% terhadap dolar AS.


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×