kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.549.000   34.000   1,35%
  • USD/IDR 16.781   21,00   0,13%
  • IDX 8.934   74,42   0,84%
  • KOMPAS100 1.226   8,17   0,67%
  • LQ45 865   5,28   0,61%
  • ISSI 322   1,78   0,55%
  • IDX30 443   0,30   0,07%
  • IDXHIDIV20 516   -0,09   -0,02%
  • IDX80 136   0,92   0,68%
  • IDXV30 143   1,50   1,06%
  • IDXQ30 142   -0,22   -0,16%

Rusia Kecam Serangan Militer AS ke Venezuela, Maduro Dikabarkan Ditangkap


Sabtu, 03 Januari 2026 / 18:21 WIB
Rusia Kecam Serangan Militer AS ke Venezuela, Maduro Dikabarkan Ditangkap
USA-TRUMP/VENEZUELA-MARCH (REUTERS/Leonardo Fernandez Viloria). Presiden AS Donald Trump mengumumkan operasi militer yang menargetkan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, sementara Rusia mengecam.


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - MOSKOW / WASHINGTON. Rusia mengecam keras aksi militer Amerika Serikat (AS) terhadap Venezuela, yang disebut sebagai “tindakan agresi bersenjata,” dan menyerukan penyelesaian konflik melalui dialog. Pernyataan ini disampaikan Kementerian Luar Negeri Rusia pada Sabtu (3/1/2026).

Presiden AS Donald Trump mengumumkan operasi militer yang menargetkan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, yang disebutnya telah ditangkap bersama istrinya dan dibawa keluar dari negara itu. 

Trump menyatakan serangan ini dilakukan setelah berbulan-bulan menekan Maduro terkait tuduhan narkoba dan kecurangan pemilu.

Baca Juga: Lukashenko: Presiden Venezuela Maduro Dipersilakan Pindah ke Belarus

“Amerika Serikat berhasil melancarkan serangan skala besar terhadap Venezuela dan pemimpinnya, Presiden Nicolas Maduro, yang telah ditangkap bersama istrinya dan diterbangkan keluar dari negara itu,” tulis Trump di media sosial Truth Social.

Operasi ini melibatkan pasukan khusus AS dan aparat penegak hukum, meski belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah Venezuela mengenai penangkapan atau keberangkatan Maduro. 

Menteri Pertahanan Venezuela, Vladimir Padrino, menolak klaim AS dan menyerukan rakyat Venezuela untuk bersatu dan melawan.

“Venezuela yang merdeka dan berdaulat menolak kehadiran pasukan asing yang hanya meninggalkan kematian, kesakitan, dan kehancuran. Mari bersatu, karena dalam persatuan rakyat kita akan menemukan kekuatan untuk melawan dan menang,” ujar Padrino dalam video yang disiarkan media pemerintah.

Baca Juga: Rusia Mulai Evakuasi Diplomat dari Venezuela, Sinyal Bahaya Perang dengan AS?

Serangan terjadi dini hari Sabtu di ibu kota Caracas dan beberapa wilayah lainnya, termasuk Miranda, Aragua, dan La Guaira. 

Ledakan dan pesawat militer terlihat di langit Caracas selama sekitar 90 menit, disertai asap hitam tebal. Warga setempat panik dan mengunggah video ledakan serta kilatan cahaya ke media sosial.

“Lampu-lampu seperti flare melintasi langit, kemudian terdengar ledakan. Kami khawatir apa yang akan terjadi selanjutnya, karena pemerintah tidak memberikan informasi jelas,” kata Carmen Marquez, 50, warga bagian timur Caracas.

Sekutu Venezuela seperti Kuba dan Iran mengecam serangan AS, menyebutnya sebagai pelanggaran kedaulatan dan integritas wilayah. Iran menyerukan Dewan Keamanan PBB untuk menghentikan “agresi ilegal” ini.

Baca Juga: Trump Klaim AS Serang Dermaga di Venezuela

Sementara itu, AS menuding Maduro mengendalikan “negara narkoba” dan melakukan kecurangan pemilu 2024. Trump sebelumnya berulang kali menyebut operasi darat di Venezuela sebagai opsi untuk menggulingkan Maduro, negara yang memiliki cadangan minyak terbesar di dunia.

Serangan ini menandai intervensi langsung AS di Amerika Latin yang paling signifikan sejak invasi Panama pada 1989. 

Washington juga telah mengerahkan kapal induk, kapal perang, dan jet tempur canggih di Karibia, serta melakukan blokade minyak dan berbagai serangan terhadap kapal-kapal yang diduga terlibat perdagangan narkoba.

Baca Juga: Trump Sebut Militer AS Serang Kapal Narkoba Venezuela, 11 Orang Tewas

Belum jelas dasar hukum dari serangan terbaru ini, sementara para ahli hukum mempertanyakan legalitas operasi yang telah menewaskan lebih dari 110 orang selama kampanye tekanan AS di wilayah tersebut. 

Selanjutnya: Kebocoran Pipa Gas di Riau Teratasi, TGI Fokus Pulihkan Jaringan Gas

Menarik Dibaca: 8 Daftar Minuman Penurun Risiko Kanker yang Dapat Anda Coba




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×