kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.868.000   -20.000   -0,69%
  • USD/IDR 17.206   48,00   0,28%
  • IDX 7.634   12,62   0,17%
  • KOMPAS100 1.054   2,19   0,21%
  • LQ45 759   1,54   0,20%
  • ISSI 277   0,40   0,14%
  • IDX30 403   0,28   0,07%
  • IDXHIDIV20 490   1,86   0,38%
  • IDX80 118   0,34   0,29%
  • IDXV30 139   0,96   0,70%
  • IDXQ30 129   0,30   0,23%

Rusia Kembali Kirim Gandum ke Iran Lewat Laut Kaspia yang Kian Strategis


Jumat, 17 April 2026 / 23:54 WIB
Rusia Kembali Kirim Gandum ke Iran Lewat Laut Kaspia yang Kian Strategis
ILUSTRASI. Negara Penghasil Gandum Terbesar di Dunia : Rusia (DOK/rostavprodukt.ru)


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -MOSKOW.  Rusia kembali mengekspor gandum ke Iran melalui Laut Kaspia pada kuartal I-2026, untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun terakhir.

Pengiriman ini menandai meningkatnya peran jalur Laut Kaspia sebagai rute perdagangan alternatif di tengah konflik yang masih berlangsung di kawasan Timur Tengah.

Berdasarkan data unit pengawasan kualitas gandum Kementerian Pertanian Rusia, sepanjang Januari–Maret 2026 Rusia mengirim sekitar 500.000 ton jagung pakan, 180.000 ton barley pakan, dan lebih dari 4.000 ton gandum konsumsi dari pelabuhan di Laut Kaspia ke Iran. Negara tersebut tercatat sebagai pembeli gandum Rusia terbesar ketiga pada musim ini.

Sebelumnya, Iran memang sudah menerima pasokan jagung dan barley Rusia melalui Laut Kaspia. Namun, untuk komoditas gandum, pengiriman umumnya dilakukan melalui pelabuhan Laut Hitam menuju terminal utama Iran di Selat Hormuz.

Kepala konsultan RusIranExpo, Alexander Sharov, mengatakan ekspor gandum dari pelabuhan Laut Kaspia sempat terhenti cukup lama.

"Pelabuhan Kaspia tidak mencatat ekspor gandum selama lebih dari delapan tahun, karena seluruh arus dialihkan ke Laut Hitam," ujarnya.

Data pengiriman menunjukkan lonjakan signifikan aktivitas ekspor melalui Laut Kaspia.

Pada Maret 2026, Rusia mengekspor sekitar 300.000 ton biji-bijian lewat jalur tersebut, meningkat tajam dibandingkan hampir nihil pada periode yang sama tahun lalu akibat pembatasan ekspor barley dan jagung.

Peningkatan juga terlihat dari wilayah Astrakhan, salah satu pusat logistik utama di Laut Kaspia. Sepanjang kuartal I-2026, pengiriman biji-bijian dari kawasan ini naik 61% menjadi 730.000 ton, dengan mayoritas tujuan ke Iran.

Sebagai eksportir gandum terbesar dunia, Rusia terus memperkuat infrastruktur logistik di Laut Kaspia dalam beberapa tahun terakhir. Selain Iran, jalur ini juga ditujukan untuk menjangkau pasar negara-negara Teluk, Irak, dan Afghanistan.

Saat ini Rusia mengoperasikan tiga pelabuhan biji-bijian di Laut Kaspia, yakni dua di Astrakhan dan satu di Makhachkala, dengan total kapasitas sedikitnya 3 juta ton.

Pemerintah juga tengah menyiapkan terminal baru berkapasitas 1,5 juta ton di Makhachkala yang ditargetkan mulai beroperasi pada 2028.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×