kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.639.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.676   -107,00   -0,60%
  • IDX 6.668   72,11   1,09%
  • KOMPAS100 872   13,18   1,53%
  • LQ45 663   10,90   1,67%
  • ISSI 232   2,15   0,94%
  • IDX30 371   5,78   1,58%
  • IDXHIDIV20 459   8,65   1,92%
  • IDX80 100   1,57   1,60%
  • IDXV30 127   2,77   2,24%
  • IDXQ30 119   2,33   2,00%

Rusia Klaim Serang Tiga Pelabuhan Ukraina, Infrastruktur Militer Jadi Sasaran


Jumat, 24 Juli 2026 / 14:55 WIB
Rusia Klaim Serang Tiga Pelabuhan Ukraina, Infrastruktur Militer Jadi Sasaran
ILUSTRASI. Serangan Rusia ke Ukraina (via REUTERS/STATE EMERGENCY SERVICE OF UKRAI)


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - MOSKOW. Rusia mengklaim telah melancarkan serangan besar ke tiga pelabuhan utama Ukraina pada Jumat (24/7/2026) dini hari.

Serangan tersebut disebut menyasar infrastruktur pelabuhan, fasilitas logistik, serta cadangan bahan bakar yang digunakan untuk mendukung operasi militer Kyiv.

Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan serangan dilakukan menggunakan rudal yang diluncurkan dari udara dan drone tempur.

Targetnya meliputi pelabuhan Odesa, Izmail, dan Mykolaiv sebagai bagian dari rangkaian serangan intensif terhadap fasilitas strategis Ukraina.

"Seluruh sasaran yang ditetapkan berhasil dihantam," tegas Kementerian Pertahanan Rusia.

Menurut pernyataan tersebut, di Odesa pasukan Rusia menghantam tangki penyimpanan bahan bakar dan pelumas yang diklaim diperuntukkan bagi militer Ukraina.

Sementara di Izmail, serangan diarahkan ke fasilitas bongkar muat dan gudang penyimpanan kargo militer, termasuk drone laut, serta sebuah dok terapung.

Di Mykolaiv, Rusia juga mengklaim telah menghantam sebuah kapal kargo yang sedang membongkar kiriman perlengkapan militer.

Namun, Reuters menyatakan tidak dapat memverifikasi secara independen seluruh klaim yang disampaikan Kementerian Pertahanan Rusia tersebut.

Di sisi lain, eskalasi serangan terhadap infrastruktur pelabuhan mulai berdampak pada aktivitas bisnis.

Produsen minyak nabati asal Jenewa, Allseeds, mengumumkan penghentian sementara operasinya di wilayah Odesa akibat meningkatnya serangan Rusia terhadap fasilitas pelabuhan.

Perusahaan itu menjadi perusahaan ketiga dalam beberapa waktu terakhir yang mengambil langkah serupa.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×