kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.541.000   10.000   0,40%
  • USD/IDR 18.174   21,00   0,12%
  • IDX 4.904   -192,54   -3,78%
  • KOMPAS100 629   -27,90   -4,25%
  • LQ45 497   -20,62   -3,98%
  • ISSI 164   -6,52   -3,83%
  • IDX30 280   -11,04   -3,79%
  • IDXHIDIV20 378   -13,42   -3,43%
  • IDX80 73   -3,14   -4,14%
  • IDXV30 105   -3,49   -3,20%
  • IDXQ30 94   -3,48   -3,57%

Rusia Klaim Serang Tiga Pelabuhan Ukraina, Infrastruktur Militer Jadi Sasaran


Jumat, 24 Juli 2026 / 14:55 WIB
Rusia Klaim Serang Tiga Pelabuhan Ukraina, Infrastruktur Militer Jadi Sasaran
ILUSTRASI. Serangan Rusia ke Ukraina (via REUTERS/STATE EMERGENCY SERVICE OF UKRAI)


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - MOSKOW. Rusia mengklaim telah melancarkan serangan besar ke tiga pelabuhan utama Ukraina pada Jumat (24/7/2026) dini hari.

Serangan tersebut disebut menyasar infrastruktur pelabuhan, fasilitas logistik, serta cadangan bahan bakar yang digunakan untuk mendukung operasi militer Kyiv.

Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan serangan dilakukan menggunakan rudal yang diluncurkan dari udara dan drone tempur.

Targetnya meliputi pelabuhan Odesa, Izmail, dan Mykolaiv sebagai bagian dari rangkaian serangan intensif terhadap fasilitas strategis Ukraina.

"Seluruh sasaran yang ditetapkan berhasil dihantam," tegas Kementerian Pertahanan Rusia.

Menurut pernyataan tersebut, di Odesa pasukan Rusia menghantam tangki penyimpanan bahan bakar dan pelumas yang diklaim diperuntukkan bagi militer Ukraina.

Sementara di Izmail, serangan diarahkan ke fasilitas bongkar muat dan gudang penyimpanan kargo militer, termasuk drone laut, serta sebuah dok terapung.

Di Mykolaiv, Rusia juga mengklaim telah menghantam sebuah kapal kargo yang sedang membongkar kiriman perlengkapan militer.

Namun, Reuters menyatakan tidak dapat memverifikasi secara independen seluruh klaim yang disampaikan Kementerian Pertahanan Rusia tersebut.

Di sisi lain, eskalasi serangan terhadap infrastruktur pelabuhan mulai berdampak pada aktivitas bisnis.

Produsen minyak nabati asal Jenewa, Allseeds, mengumumkan penghentian sementara operasinya di wilayah Odesa akibat meningkatnya serangan Rusia terhadap fasilitas pelabuhan.

Perusahaan itu menjadi perusahaan ketiga dalam beberapa waktu terakhir yang mengambil langkah serupa.


Tag


TERBARU
11.11
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×