kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.822   -47,00   -0,26%
  • IDX 6.177   4,80   0,08%
  • KOMPAS100 808   -9,54   -1,17%
  • LQ45 609   -7,52   -1,22%
  • ISSI 213   1,66   0,79%
  • IDX30 345   -4,23   -1,21%
  • IDXHIDIV20 421   -5,17   -1,21%
  • IDX80 92   -1,32   -1,42%
  • IDXV30 113   -1,72   -1,50%
  • IDXQ30 110   -1,54   -1,38%

Rusia siapkan pesawat kiamat baru untuk hadapi ancaman perang nuklir


Selasa, 27 Juli 2021 / 10:56 WIB
ILUSTRASI. Ilyushin Il-80, pesawat militer Rusia yang dimodifikasi dari pesawat Ilyushin Il-86, yang dikenal sebagai Pesawat Kiamat, terlihat di wilayah Moskow, Rusia 9 Februari 2012.


Sumber: Sputnik News | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Il-96-400M diproyeksikan menjadi calon pesawat jet jarak jauh yang akan dijual secara komersial untuk membantu negara memulihkan sektor manufaktur pesawat dan secara bertahap mengurangi pangsa pasar Boeing dan Airbus.

Setelah masuk ke dalam proyek Zveno-3C, pesawat ini akan mengalami serangkaian perombakan agar bisa menyesuaikan diri dalam keadaan genting. Mulai dari serangan rudal hingga ledakan nuklir.

Zveno-3C akan dapat mengisi bahan bakar di udara dengan bantuan pesawat tanker, dan akan menampilkan sistem radio canggih yang memungkinkan mereka mengirimkan pesanan ke penerbangan strategis.

Kemampuan pengiriman pesannya dirancang untuk dapat menjangkau unit lain dalam radius hingga 6.000 km, termasuk kapal selam bertenaga nuklir yang ada di bawah laut.

Yang paling utama, Zveno-3C akan memiliki pertahanan udara onboard untuk memungkinkan mereka menahan serangan udara dan rudal.

Amerika Serikat adalah satu-satunya negara lain yang memiliki pesawat Kiamat. Negeri Paman Sam memiliki empat pos komando lintas udara Boeing E-4B Nightwatch yang dibangun berdasarkan Boeing 747.

Sama seperti Rusia, AS sepertinya juga akan segera membangun pesawat anti kiamat baru dengan kelengkapan yang lebih canggih di masa mendatang.

Selanjutnya: Mengintip latihan 2 fregat canggih Rusia hancurkan kapal perang musuh




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×