kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Rusia Soroti Langkah AS dan UE Amankan Mineral Kritis di Asia Tengah


Rabu, 20 Mei 2026 / 08:22 WIB
Rusia Soroti Langkah AS dan UE Amankan Mineral Kritis di Asia Tengah
ILUSTRASI. Logam Tanah Jarang (LTJ) atau rare earth elements (REE) (KONTAN/Sabrina Rhamadanty)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Rusia menyatakan kekhawatiran terhadap upaya Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa (UE) untuk mengamankan akses terhadap logam tanah jarang (rare earth) dan mineral penting di kawasan Asia Tengah, demikian disampaikan Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Mikhail Galuzin kepada harian Izvestia.

Baca Juga: Yield Obligasi Jepang Dekati Rekor, Pasar Menanti Lelang 20 Tahun

Dalam upaya mengurangi ketergantungan pada China yang mendominasi rantai pasok logam tanah jarang global untuk teknologi seperti kendaraan listrik, energi terbarukan, hingga sistem pertahanan, negara-negara G7 termasuk AS dan UE diketahui tengah mencari alternatif sumber pasokan serta memperkuat kerja sama di pasar baru.

Rusia menilai negara-negara Asia Tengah yang kaya sumber daya, Kazakhstan, Kyrgyzstan, Tajikistan, Turkmenistan, dan Uzbekistan masih berada dalam lingkup pengaruhnya, di tengah meningkatnya perhatian China terhadap kawasan tersebut.

“Kami khawatir dengan intensitas Washington yang mendorong kesepakatan terkait mineral kritis dan logam tanah jarang,” kata Galuzin dalam wawancara yang dipublikasikan Rabu (20/5/2026).

“Ini bukan sekadar kompetisi ekonomi, tetapi upaya untuk mendorong Rusia keluar dan membangun infrastruktur yang dikendalikan Barat di wilayah yang berdekatan dengan perbatasan kami,” tambahnya.

Baca Juga: Vance Pastikan Perang AS-Iran Tak Berlangsung Lama, Tekanan Politik Trump Menguat

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump sebelumnya menyebut mineral kritis sebagai prioritas utama saat menjamu para pemimpin lima negara Asia Tengah di Gedung Putih pada November lalu.

Ia menegaskan upaya pemerintahannya untuk memperluas dan mengamankan rantai pasok AS melalui berbagai kesepakatan global baru.


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×