kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 17.765   12,00   0,07%
  • IDX 6.600   74,46   1,14%
  • KOMPAS100 864   11,98   1,41%
  • LQ45 654   10,59   1,64%
  • ISSI 230   0,99   0,43%
  • IDX30 366   6,01   1,67%
  • IDXHIDIV20 452   8,85   2,00%
  • IDX80 98   1,48   1,52%
  • IDXV30 125   1,21   0,98%
  • IDXQ30 117   2,14   1,86%

Rusia Tuduh AS sebagai Dalang di Balik Serangan Dua Drone ke Kremlin


Jumat, 05 Mei 2023 / 07:59 WIB
ILUSTRASI. Rusia menuduh Amerika mendalangi upaya pembunuhan terhadap Presiden Vladimir Putin lewat serangan drone. REUTERS/Shamil Zhumatov


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie, Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Bagaimana tanggapan AS?

Pemerintahan Biden tampaknya tidak mengetahui sebelumnya tentang dugaan serangan di Moskow. 

"Apa pun yang terjadi, tidak ada peringatan lanjutan," ujar Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken. 

Blinken mengatakan, dia tidak dapat mengkonfirmasi laporan pada Rabu malam. Namun dia bilang, untuk menerima apa pun yang dikatakan oleh pejabat Kremlin harus diambil dengan keraguan yang sangat besar.

Ketika Rusia mengalihkan kesalahan ke AS, juru bicara Dewan Keamanan Nasional John Kirby membantahnya dan mengatakan tuduhan tersebut sebagai suatu hal yang menggelikan. 

"Kami bahkan tidak tahu persis apa yang terjadi di sini, tetapi saya dapat meyakinkan Anda bahwa Amerika Serikat tidak memiliki peran apa pun di dalamnya," ujarnya.  

Kirby mengatakan bahwa Washington tidak akan pernah mendorong Ukraina untuk menyerang di luar perbatasannya.

Baca Juga: Rusia: Ukraina Mencoba Membunuh Vladimir Putin dengan Drone

Tanggapan Ukraina

Mengutip Reuters, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy segera membantah keterlibatan Ukraina. Dia mengatakan pada konferensi pers di Helsinki: 

"Kami tidak menyerang Putin, atau Moskow, kami berperang di wilayah kami."

Seorang pejabat senior kepresidenan Ukraina mengatakan, insiden itu malah menunjukkan bahwa Moskow sedang mempersiapkan "provokasi teroris" besar-besaran.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×