kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.594.000   2.000   0,08%
  • USD/IDR 17.926   8,00   0,04%
  • IDX 5.932   -162,05   -2,66%
  • KOMPAS100 765   -20,23   -2,57%
  • LQ45 590   -11,76   -1,95%
  • ISSI 206   -6,52   -3,06%
  • IDX30 329   -5,67   -1,69%
  • IDXHIDIV20 423   -4,08   -0,96%
  • IDX80 87   -2,23   -2,49%
  • IDXV30 115   -1,35   -1,16%
  • IDXQ30 108   -1,16   -1,06%

Saat gembok Wuhan terbuka, Kota Suifenhe di China Utara melakukan lockdown


Rabu, 08 April 2020 / 15:19 WIB
ILUSTRASI. Orang-orang yang memakai topeng wajah berpelukan di Danau Timur di Wuhan, Provinsi Hubei, pusat penyebaran penyakit virus corona baru, China, 30 Maret 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Kasus virus corona baru China meningkat dua kali lipat pada Selasa. Mengutip Reuters, Komisi Kesehatan Nasional mengatakan, kasus baru naik menjadi 62 dari 32 kasus di hari sebelumnya. Infeksi impor menyumbang 59 kasus.

Baca Juga: Wuhan kembali dibuka setelah 76 hari lockdown, begini kilas baliknya...

Untuk membendung infeksi dari luar perbatasannya, China telah memangkas jumlah penerbangan internasional dan menolak masuk ke hampir semua orang asing. Juga, mulai melakukan tes virus untuk semua kedatangan dari luar negeri.

Hingga Selasa (7/4), Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok menyebutkan, jumlah total kasus virus corona yang terkonfirmasi di negeri tembok raksasa mencapai 81.802, dengan angka kematian sebanyak 3.333 orang.




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×