kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.900   -39,00   -0,22%
  • IDX 6.406   61,82   0,97%
  • KOMPAS100 844   11,63   1,40%
  • LQ45 640   9,07   1,44%
  • ISSI 222   2,51   1,15%
  • IDX30 359   4,97   1,40%
  • IDXHIDIV20 438   4,44   1,03%
  • IDX80 96   1,40   1,47%
  • IDXV30 120   0,89   0,74%
  • IDXQ30 114   1,32   1,17%

Saat gembok Wuhan terbuka, Kota Suifenhe di China Utara melakukan lockdown


Rabu, 08 April 2020 / 15:19 WIB
ILUSTRASI. Orang-orang yang memakai topeng wajah berpelukan di Danau Timur di Wuhan, Provinsi Hubei, pusat penyebaran penyakit virus corona baru, China, 30 Maret 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Kasus virus corona baru China meningkat dua kali lipat pada Selasa. Mengutip Reuters, Komisi Kesehatan Nasional mengatakan, kasus baru naik menjadi 62 dari 32 kasus di hari sebelumnya. Infeksi impor menyumbang 59 kasus.

Baca Juga: Wuhan kembali dibuka setelah 76 hari lockdown, begini kilas baliknya...

Untuk membendung infeksi dari luar perbatasannya, China telah memangkas jumlah penerbangan internasional dan menolak masuk ke hampir semua orang asing. Juga, mulai melakukan tes virus untuk semua kedatangan dari luar negeri.

Hingga Selasa (7/4), Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok menyebutkan, jumlah total kasus virus corona yang terkonfirmasi di negeri tembok raksasa mencapai 81.802, dengan angka kematian sebanyak 3.333 orang.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×