kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   -18.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.743   20,00   0,11%
  • IDX 6.498   -4,06   -0,06%
  • KOMPAS100 845   -2,69   -0,32%
  • LQ45 640   -2,14   -0,33%
  • ISSI 228   -0,26   -0,11%
  • IDX30 358   -1,05   -0,29%
  • IDXHIDIV20 435   -1,49   -0,34%
  • IDX80 96   -0,31   -0,32%
  • IDXV30 121   -0,39   -0,32%
  • IDXQ30 113   -0,28   -0,25%

Saham Inggris Menguat, Emiten Properti Melonjak Berkat Dana Perumahan £10 Miliar


Rabu, 26 Agustus 2026 / 10:51 WIB
Saham Inggris Menguat, Emiten Properti Melonjak Berkat Dana Perumahan £10 Miliar
ILUSTRASI. Indeks FTSE (Budrul Chukrut/SOPA Images via Reuters)


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - LONDON. Bursa saham Inggris ditutup menguat pada Selasa (25/8/2026), didorong lonjakan saham sektor properti setelah pemerintah mengumumkan rencana pendanaan £10 miliar untuk pembangunan hunian sewa berbiaya lebih rendah.

Indeks FTSE 100 naik 0,3% menjadi 10.886,16, sementara FTSE 250 menguat 0,6% ke 24.856,05.

Indeks saham perusahaan pengembang rumah melonjak 2,5% setelah pemerintah Inggris mengumumkan program tersebut.

Sekitar 60% rumah yang dibangun melalui skema ini akan diperuntukkan bagi penyewa dengan skema sewa sosial bersubsidi. 

Baca Juga: Kinerja Saham Lesu, Fundamental Emiten Properti Dinilai Masih Kokoh

Vistry menjadi salah satu penguat utama. Saham perusahaan pengembang perumahan tersebut melonjak 16,3% setelah memperoleh pendanaan awal £350 juta untuk membangun lebih dari 3.000 rumah terjangkau.

Saham perusahaan tambang Glencore dan Anglo American juga naik sekitar 2% seiring harga tembaga mencapai level tertinggi dalam sepekan.

Sebaliknya, saham perusahaan energi BP dan Shell melemah setelah harga minyak turun lebih dari 3%. Pasar menilai sanksi terbaru Amerika Serikat terhadap Iran belum memberikan ancaman besar terhadap pasokan minyak dibandingkan risiko eskalasi militer.

Pergerakan pasar juga dibayangi sejumlah agenda penting pekan ini. Investor menunggu laporan kinerja Nvidia yang dijadwalkan terbit Rabu (26/8).

Hasil tersebut akan menjadi ujian penting bagi reli saham berbasis kecerdasan buatan karena ekspektasi pasar terhadap kinerja perusahaan chip tersebut sangat tinggi.

Pelaku pasar juga menantikan pidato Ketua Federal Reserve Kevin Warsh dalam simposium Jackson Hole, Wyoming, pada Jumat. Pernyataan tersebut diharapkan memberikan petunjuk mengenai arah suku bunga Amerika Serikat.

Baca Juga: Bunga Tinggi Masih Jadi Beban Emiten Properti

Di luar sektor properti, saham Melrose Industries melonjak 10,4% setelah pemilik GKN Aerospace menargetkan fasilitasnya di Garden Grove kembali berproduksi penuh pada 28 September.

Sementara itu, saham Next naik 2,4% setelah Citigroup menaikkan rekomendasi saham peritel pakaian tersebut menjadi buy dari sebelumnya neutral.




TERBARU

[X]
×