kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   -25.000   -0,89%
  • USD/IDR 17.847   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.195   68,05   1,11%
  • KOMPAS100 824   16,97   2,10%
  • LQ45 619   8,11   1,33%
  • ISSI 215   -1,05   -0,49%
  • IDX30 350   2,03   0,58%
  • IDXHIDIV20 428   1,77   0,41%
  • IDX80 94   1,01   1,10%
  • IDXV30 118   -0,67   -0,56%
  • IDXQ30 112   0,74   0,66%

Saran Warren Buffett: Pertimbangkan Dua Hal Ini Sebelum Beli Saham


Jumat, 24 Januari 2025 / 22:54 WIB
ILUSTRASI. Warren Buffett, salah satu pemilih saham terhebat di dunia, kini tidak banyak membeli saham. Ia lebih banyak menjual saham daripada membelinya.


Sumber: Business Insider | Editor: Noverius Laoli

2. Prinsip Sederhana, Namun Tidak Mudah

Meskipun terdengar sederhana, menerapkan uji Buffett tidaklah mudah.  

Pertama, memperkirakan pendapatan perusahaan secara wajar untuk lima tahun ke depan atau lebih adalah tantangan besar. 

Hal ini menjelaskan mengapa Buffett tidak langsung berinvestasi di perusahaan seperti Apple atau Amazon pada tahap awal, atau menghindari saham Nvidia meskipun kemudian menjadi saham yang sangat sukses.  

Baca Juga: Biar Untung Besar, Ini 2 Langkah Warren Buffett Sebelum Beli Saham Perusahaan

Buffett selalu menekankan pentingnya memahami bisnis dan industri tempat kita berinvestasi. Ia mengingatkan untuk mengenali "lingkaran kompetensi" kita dan tetap berada di dalamnya.  

Kedua, menemukan saham dengan valuasi menarik untuk memenuhi kriteria Buffett sering kali sulit, terutama di tengah kondisi pasar yang tidak menentu. Inilah sebabnya Buffett lebih memilih menyimpan cadangan uang tunai, seperti yang dilakukan Berkshire dengan saldo lebih dari US$ 325 miliar saat ini.  




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×