Sumber: Reuters | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - MOSKOW. Produsen minyak negara Arab Saudi, Saudi Aramco, mempertahankan harga jual resmi alias official selling price (OSP) untuk gas minyak cair (LPG) pada Mei. Sementara perusahaan energi Aljazair, Sonatrach, justru memangkas harga akibat meningkatnya pasokan global dan melemahnya permintaan, menurut para pedagang pada Senin.
Untuk Mei, OSP Saudi Aramco tetap berada di level US$ 750 per metrik ton untuk propane dan US$ 800 per ton untuk butane.
Baca Juga: Serangan Drone Rusia ke Pelabuhan Ukraina Meningkat, Lebih dari 800 Drone Digunakan
Propane dan butane merupakan dua jenis utama LPG dengan titik didih yang berbeda. LPG digunakan sebagai bahan bakar kendaraan, pemanas, serta bahan baku dalam industri petrokimia.
Di sisi lain, Sonatrach menurunkan harga jual resmi LPG untuk Mei. Harga propane dipangkas sebesar US$ 150 per ton menjadi US$ 700, sementara harga butane diturunkan US$ 20 per ton menjadi US$ 880.
Harga acuan yang ditetapkan Saudi Aramco umumnya digunakan sebagai referensi kontrak pasokan LPG dari Timur Tengah ke kawasan Asia-Pasifik. Sementara itu, harga Sonatrach menjadi patokan di wilayah Mediterania dan Laut Hitam, termasuk Turki












