kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.992.000   -5.000   -0,17%
  • USD/IDR 17.008   36,00   0,21%
  • IDX 7.022   -114,92   -1,61%
  • KOMPAS100 967   -21,57   -2,18%
  • LQ45 714   -14,61   -2,01%
  • ISSI 244   -4,92   -1,97%
  • IDX30 388   -4,33   -1,10%
  • IDXHIDIV20 485   -2,12   -0,43%
  • IDX80 109   -2,57   -2,31%
  • IDXV30 132   0,44   0,33%
  • IDXQ30 126   -0,69   -0,54%

Saudi Aramco Jual Kargo Kondensat Jafurah Pertama ke Perusahaan AS dan India


Senin, 23 Februari 2026 / 14:04 WIB
Saudi Aramco Jual Kargo Kondensat Jafurah Pertama ke Perusahaan AS dan India
ILUSTRASI. Perusahaan minyak Saudi Aramco


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Perusahaan energi Saudi Aramco telah menjual beberapa kargo minyak mentah ultra ringan dari pabrik gas Jafurah senilai US$ 100 miliar kepada perusahaan-perusahaan besar Amerika Serikat (AS) dan sebuah perusahaan penyulingan India saat bersiap untuk mengekspor kargo pertamanya akhir bulan ini, kata empat sumber perdagangan.

Proyek Jafurah, yang diperkirakan mengandung 229 triliun kaki kubik standar gas mentah dan 75 miliar barel kondensat, merupakan inti dari ambisi Aramco untuk meningkatkan produksi gasnya agar menjadi pemain utama gas alam global dan untuk memperluas penawarannya berupa jenis minyak mentah ringan.

Perusahaan minyak besar AS, Chevron, telah membeli dua kargo kondensat Jafurah untuk dimuat akhir bulan ini dan pada bulan Maret, sementara Exxon Mobil Corp dan Indian Oil Corp membeli kargo yang akan diangkut bulan depan, kata sumber tersebut.

Kargo tersebut dijual dengan harga premium US$ 2 hingga US$ 3 per barel di atas harga Dubai berdasarkan basis free-on-board (FOB), tambah mereka.

Baca Juga: Korsel dan Brasil Sepakat Memperluas Kerja Sama di Bidang Mineral Utama & Perdagangan

Pengiriman pertama Chevron kemungkinan akan menuju perusahaan penyulingan patungan Korea Selatan, GS Caltex, sementara pengiriman kedua bisa menuju Thailand untuk Star Petroleum Refining, menurut dua sumber.

Aramco, Exxon, IOC, dan SPRC tidak segera menanggapi permintaan komentar. GS Caltex tidak memberikan komentar segera. Chevron menolak berkomentar. Jafurah berpotensi menjadi proyek gas serpih terbesar di luar AS dan diperkirakan akan mencapai produksi berkelanjutan sebesar 2 miliar kaki kubik per hari pada tahun 2030.

Aramco dapat mengekspor empat hingga enam pengiriman kondensat Jafurah masing-masing 500.000 barel per bulan dari pelabuhan timur negara itu, Yanbu, kata sebuah sumber kepada Reuters sebelumnya.

Kondensat adalah cairan non-gas yang dapat diproses di splitter untuk menghasilkan nafta bahan baku petrokimia dan produk olahan lainnya, atau dapat dicampur dengan minyak mentah untuk didistilasi di kilang.

Kondensat Jafurah memiliki gravitasi API 49,7 derajat dan mengandung sekitar 0,17% sulfur, menurut hasil uji minyak mentah pendahuluan yang ditinjau oleh Reuters.

Sekitar 40% dari hasilnya adalah nafta bahan baku petrokimia, terutama jenis yang lebih berat, sedangkan sebagian besar sisanya adalah gasoil dan kerosin, menurut hasil uji tersebut.

Selanjutnya: Keputusan Mahkamah Agung AS Batalkan Tarif Trump Kerek Harga Emas

Menarik Dibaca: 6 Promo Ramadhan Es Teler 77: Jangan Lewatkan Beli 1 Gratis 1 hingga Diskon 50%




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×