kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 17.759   6,00   0,03%
  • IDX 6.592   66,52   1,02%
  • KOMPAS100 865   13,12   1,54%
  • LQ45 655   10,71   1,66%
  • ISSI 230   1,08   0,47%
  • IDX30 366   5,86   1,63%
  • IDXHIDIV20 452   9,14   2,06%
  • IDX80 99   1,55   1,60%
  • IDXV30 125   1,45   1,17%
  • IDXQ30 117   2,14   1,87%

Sebut Omicron Berbahaya, WHO Lacak 4 Sub-Garis Keturunan Varian Gampang Menular Ini


Kamis, 03 Februari 2022 / 12:22 WIB
ILUSTRASI. Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menegaskan, varian Omicron berbahaya, dan terus berkembang di depan mata kita. REUTERS/Denis Balibouse.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Hanya, varian Omicron garis keturunan BA.2, populer dengan sebutan Omicron siluman, sudah terdeteksi di 57 negara.

"Proporsi kasus mingguan BA.2 meningkat menjadi lebih dari 50% selama enam minggu terakhir di beberapa negara," ungkap WHO dalam Pembaruan Epidemiologis Mingguan tentang Covid-19 yang rilis Selasa (1/2).

Menurut WHO, investigasi secara independen tentang karakteristik BA.2, termasuk sifat penularan, kemampuan menembus kekebalan, dan virulensi, harus menjadi prioritas. 

"Itu penting untuk mempertimbangkan proporsi relatif dari garis keturunan BA.1 dan BA.2 dalam konteks kasus ketika menafsirkan data," sebut WHO.

Yang jelas, WHO menyebutkan, varian Omicron BA.2 berbeda dengan BA.1 di beberapa mutasi, termasuk protein lonjakan. Itu berarti, BA.2 lebih menular.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×