kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Sektor jasa Jepang telah melemah dalam 3 tahun berturut-turut


Selasa, 07 Januari 2020 / 18:42 WIB
ILUSTRASI. Dua orang perempuan memakai yukata di Tokyo, Jepang (20/7/2018). REUTERS/Kim Kyung-Hoon/File Photo GLOBAL BUSINESS WEEK AHEAD


Reporter: Annisa Fadila | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - TOKYO. Sektor jasa Jepang kini mengalami kontraksi mendalam selama 3 tahun pada Desember silam. Hal itu disebabkan melemahnya aktivitas bisnis karena permintaan dari dalam maupun luar negeri. 

“Data untuk 3 bulan hingga Desember ini menyiratkan bahwa PDB kuartal keempat (produk domestik bruto) cenderung berkontraksi,” jelas IHS Markit Joe Hayes kepada Reuters.

Baca Juga: AS-Iran panas, bursa Asia bergairah sementara harga minyak melempem

Adapun kenaikan pajak penjualan telah membebani aktivitas bisnis pada Oktober lalu dan hanya ada pemulihan yang terbatas pada bulan November. 

Dengan bertumbuhnya lapangan pekerjaan baru, kini perusahaan mengalihkan fokus mereka pada pesanan yang cukup meningkat.

Sementara ekspor serta bisnis baru Jepang kini tengah merosot ke level terendah sejak 6 bulan lalu. Hal itu menunjukkan kemungkinan ekonomi akan tetap di bawah tekanan karena adanya perlambatan global.

Baca Juga: 35 orang Iran terbunuh dalam kericuhan saat pemakaman jenderal Qassem Soleimani

Hingga kini, ekonomi Jepang tumbuh sebesar 1,8% pada kuartal III karena adanya pengeluaran konsumen dan bisnis yang lebih kuat.




TERBARU

[X]
×