Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
KONTAN.CO.ID - Sebuah kapal perang Australia melintasi Selat Taiwan pada Jumat dan Sabtu lalu. Pemerintah Australia menyebut pelayaran tersebut sebagai bagian dari misi rutin di kawasan Indo-Pasifik.
Melansir Reuters, kapal yang dimaksud adalah HMAS Toowoomba, fregat kelas Anzac milik Angkatan Laut Kerajaan Australia (Royal Australian Navy). Menurut sumber pemerintah Australia, kapal itu melakukan “transit rutin” di Selat Taiwan sebagai bagian dari Regional Presence Deployment.
“Seluruh interaksi dengan kapal dan pesawat asing berlangsung aman dan profesional,” kata sumber tersebut.
China Klaim Lakukan Pemantauan Penuh
Media pemerintah China, Global Times, mengutip sumber militer yang menyatakan bahwa Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) melakukan pelacakan, pemantauan, dan operasi siaga penuh selama kapal Australia melintasi perairan tersebut.
Beijing menganggap Selat Taiwan sebagai bagian dari wilayah teritorialnya, seiring dengan klaim kedaulatan atas Taiwan. Padahal, selat sempit dan strategis itu selama ini dipandang banyak negara sebagai jalur perairan internasional.
Baca Juga: Kim Jong Un Kembali Terpilih sebagai Sekretaris Jenderal Partai Pekerja Korea Utara
Taiwan: Selat Taiwan Adalah Perairan Internasional
Kementerian Pertahanan Taiwan menegaskan pihaknya terus memantau situasi udara dan laut di sekitar pulau tersebut. Pemerintah Taiwan juga menyatakan Selat Taiwan merupakan perairan internasional di mana semua negara memiliki hak kebebasan navigasi.
Taiwan tidak merinci pergerakan kapal negara sekutu, namun menegaskan sikapnya bahwa hanya rakyat Taiwan yang berhak menentukan masa depan mereka. Pemerintah di Taipei menolak klaim kedaulatan Beijing.
Ketegangan di Kawasan Indo-Pasifik
Amerika Serikat secara rutin mengirim kapal perang melintasi Selat Taiwan setiap beberapa bulan, yang kerap memicu kemarahan Beijing. Sejumlah sekutu AS seperti Prancis, Inggris, Kanada, dan Australia juga sesekali melakukan pelayaran serupa.
China dalam beberapa waktu terakhir meningkatkan kehadiran militernya di sekitar Taiwan dan menggelar latihan perang besar pada akhir Desember lalu.
Tonton: Diplomasi Awal Musim Semi Xi Jinping: China Rangkul Rusia, Tegas ke Trump soal Taiwan
Situasi di Selat Taiwan menjadi salah satu titik panas geopolitik dunia, terutama di tengah rivalitas strategis antara China dan Amerika Serikat di kawasan Indo-Pasifik.













![[Intensive Workshop] Excel for Business Reporting](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_28012616011400.jpg)