kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   6.000   0,23%
  • USD/IDR 17.943   15,00   0,08%
  • IDX 6.119   81,97   1,36%
  • KOMPAS100 788   11,28   1,45%
  • LQ45 603   7,78   1,31%
  • ISSI 213   2,98   1,42%
  • IDX30 336   5,02   1,52%
  • IDXHIDIV20 429   6,53   1,54%
  • IDX80 90   1,23   1,39%
  • IDXV30 116   1,54   1,34%
  • IDXQ30 110   1,55   1,44%

Semakin hot, Hong Kong akan melaporkan kelakuan Donald Trump dan Amerika ke WTO!


Rabu, 19 Agustus 2020 / 10:47 WIB
ILUSTRASI. Warga menikmati pemandangan matahari tenggelam di antara gedung pencakar langit saat berlangsungnya sidang UU Keamanan Nasional, di Hong Kong, China, Senin (29/6/2020). REUTERS/Tyrone Siu


Sumber: DW.com | Editor: Ahmad Febrian

Lam menyampaikan bahwa ia sementara waktu tidak bisa melakukan perjalanan ke AS. Namun, ia menegaskan pihaknya akan terus mempromosikan Hong Kong ke kalangan bisnis AS.

Pemerintah AS menyodorkan persyaratan barang-barang produksi negara bekas koloni Inggris ini harus dilabeli sebagai produk buatan China, bukan buatan Hong Kong.

Lam menjelaskan bahwa China dan Hong Kong adalah anggota WTO yang berbeda. Pihaknya akan mengajukan laporan atas persyaratan AS ini kepada WTO atas nama Hong Kong.

Sebelumnya, Lam juga telah mengembalikan beasiswa kehormatan yang ia terima kepada Perguruan Tinggi Wolfson, di bawah naungan Universitas Cambridge, Inggris, sebagai protes terhadap negara-negara barat karena mengecam UU Kemanan Nasional yang baru.

Hubungan AS, terutama di masa Donald Trump ini  dan Tiongkok memang semakin memburuk . Pemerintah AS kerap menjatuhkan sanksi terhadap China maupun Hong Kong, yang balik mengecam AS yang terang-terangan mencampuri urusan internal China.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×