kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.546.000   -13.000   -0,51%
  • USD/IDR 18.156   -10,00   -0,06%
  • IDX 5.098   -184,26   -3,49%
  • KOMPAS100 656   -29,76   -4,34%
  • LQ45 515   -24,19   -4,48%
  • ISSI 171   -5,38   -3,04%
  • IDX30 289   -13,61   -4,49%
  • IDXHIDIV20 388   -17,40   -4,29%
  • IDX80 76   -3,38   -4,28%
  • IDXV30 108   -4,36   -3,89%
  • IDXQ30 98   -4,24   -4,16%

Sempat terhenti gara-gara demo, ladang minyak Irak kembali produksi


Senin, 30 Desember 2019 / 15:17 WIB
ILUSTRASI. Ladang minyak Nahr Bin Umar, Basra Utara, Irak, 16 September 2019.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Aksi protes telah mencengkeram Irak sejak 1 Oktober lalu. Pengunjuk rasa yang kebanyakan masih muda menuntut perombakan sistem politik yang mereka anggap korup dan membuat sebagian besar rakyat Irak jatuh miskin.

Cuma, unjuk rasa yang berlangsung di seluruh negeri sering berakhir dengan kekerasan. Lebih dari 450 pengunjuk rasa tewas dalam aksi yang sudah berlangsung hampir tiga bulan itu.

Baca Juga: Rumor: OPEC + bakal pangkas lagi produksi minyak sebesar 500.000 barel per hari

Para pengunjuk rasa juga menuntut penunjukan perdana menteri tanpa afiliasi partai dan penghapusan seluruh elit penguasa yang mereka anggap memperkaya diri sendiri dari negara dan melayani kekuatan asing terutama Iran.

Menurut pendemo, banyak warga Irak merana dalam kemiskinan tanpa pekerjaan, perawatan kesehatan, atau pendidikan gara-gara para elit penguasa yang korup.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×