kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Seorang Jenderal Top Rusia Tewas Dibunuh Sniper Ukraina


Sabtu, 05 Maret 2022 / 10:04 WIB
Seorang Jenderal Top Rusia Tewas Dibunuh Sniper Ukraina
ILUSTRASI. Pasukan tentara pro-Rusia dalam seragam tanpa lencana terlihat di atas sebuah tank dengan huruf 'Z' , saat invasi Rusia ke Ukraina terus berlanjut, di Donetsk, Ukraina, Selasa (1/3/2022).


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Komandan jenderal Divisi Lintas Udara ke-7 Rusia, Mayor Jenderal Andrei Sukhovitsky, tewas dalam pertempuran di Ukraina awal pekan ini.

Sebuah organisasi perwira lokal mengkonfirmasi kematiannya di wilayah Krasnodar di Rusia selatan, sementara keadaan kematiannya tidak segera jelas.

Melansir Globe World News, Sabtu (5/3), Sukhovitsky, pada usia 47 tahun, memulai dinas militernya sebagai komandan peleton setelah lulus dari Akademi Militer dan terus naik untuk mengambil posisi kepemimpinan penting, dan berpartisipasi dalam kampanye militer Rusia di Suriah, dan juga wakil komandan Campuran ke-41 Angkatan Darat.

Baca Juga: Volodymyr Zelensky Selamat dari 3 Kali Upaya Pembunuhan dalam Seminggu Terakhir

Sebuah sumber militer mengatakan bahwa Mayor Jenderal Sokhovsky terbunuh oleh peluru penembak jitu militer Ukraina.

Surat kabar Rusia Pravda, yang juga melaporkan kematiannya, menjelaskan bahwa Sukhovetsky lulus dari Sekolah Lintas Udara Tinggi Ryazan pada tahun 1995, setelah memulai sebagai komandan peleton sebelum naik ke jabatan kepala staf unit serangan udara Pengawal.

“Dengan rasa sakit yang luar biasa, kami mengetahui berita tragis kematian teman kami, Mayor Jenderal Andrei Sokhovitsky, di wilayah Ukraina selama operasi khusus. Kami menyampaikan belasungkawa tulus kami kepada keluarganya,” kata Sergei Chepelev, seorang wakil veteran Rusia, menulis di media sosial.

Baca Juga: Ukraina Serukan Zona Larangan Terbang untuk Cegah Rusia, Begini Respons NATO

Layanan pemakaman akan diadakan di Novorossiysk, tetapi tidak ada rincian lebih lanjut yang segera dirilis.

Rusia mengatakan 498 tentaranya telah tewas di Ukraina dan 1.597 terluka, sementara pejabat Inggris mengatakan jumlah sebenarnya orang Rusia yang tewas dan terluka di Ukraina pasti akan jauh lebih tinggi, dan akan terus meningkat.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×