kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Serangan Terbaru Rusia Tewaskan 49 Orang di Timur Laut Ukraina


Kamis, 05 Oktober 2023 / 20:56 WIB
ILUSTRASI. Ledakan rudal terlihat di langit di atas kota selama serangan rudal Rusia, di tengah serangan Rusia di Ukraina, di Kyiv, Ukraina 16 Mei 2023. Serangan Terbaru Rusia Tewaskan 49 Orang di Timur Laut Ukraina.


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  KYIV. Pejabat Ukraina mengatakan serangan terbaru Rusia telah menewaskan sedikitnya 49 orang, termasuk seorang anak laki-laki berusia enam tahun di sebuah desa di wilayah Kharkiv di timur laut Ukraina pada Kamis (5/10).

Gubernur wilayah Kharkiv Oleh Synehubov mengatakan bahwa sebuah kafe dan toko telah diserang sekitar pukul 13:15 waktu setempat di desa Hroza di distrik Kupyansk di Kharkiv, dan banyak warga sipil berada di sana pada saat itu.

“Tim penyelamat terus bekerja di lokasi tersebut,” kata Synehubov melalui aplikasi pesan Telegram.

Baca Juga: AS Serahkan Jutaan Butir Amunisi Sitaan dari Iran ke Ukraina

Para pejabat mengunggah rekaman petugas penyelamat memanjat puing-puing yang membara. Mayat-mayat tergeletak di samping lempengan beton dan logam yang dipilin.

Belum jelas apakah pasukan Rusia, yang menginvasi Ukraina 19 bulan lalu, telah menembaki desa tersebut atau menembakkan rudal.

Presiden Volodymyr Zelenskiy, yang menghadiri pertemuan puncak dengan para pemimpin Eropa di Spanyol, mengatakan bahwa “teror Rusia harus dihentikan”.

Baca Juga: Rusia Tegaskan Belum Meninggalkan Moratorium Uji Coba Nuklir

“Sekarang kami berbicara dengan para pemimpin Eropa, khususnya, tentang memperkuat pertahanan udara kami, tentang memperkuat tentara kami, tentang memberikan perlindungan kepada negara kami dari teror,” katanya dalam sebuah postingan di aplikasi pesan Telegram.




TERBARU

[X]
×