kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.537   7,00   0,04%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Siap Mengancam Tesla, BYD Gandeng DeepSeek untuk Teknologi AI


Rabu, 12 Februari 2025 / 08:16 WIB
ILUSTRASI. Pemandangan logo BYD selama peluncuran BYD EMAX 7, MPV listrik oleh mobil Cina dan pembuat baterai BYD, di New Delhi, India, 8 Oktober 2024. Reuters/Priyanshu Singh


Penulis: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - Produsen mobil listrik populer asal China, BYD, resmi menggandeng DeepSeek untuk mengembangkan teknologi otonom baru berbasis kecerdasan buatan alias AI.

BYD, yang merupakan produsen mobil listrik terbesar di China, belakangan ini semakin serius mengambil pendekatan yang lebih hati-hati terhadap teknologi otonomnya untuk menyaingi Tesla.

BYD saat ini mulai menerapkan sistem bantuan pengemudi (ADAS) canggih “God’s Eye” ke semua mobilnya.

Baca Juga: BYD Tiongkok Pangkas Harga Awal untuk Kendaraan Listrik Cerdas di bawah US$ 10.000

Mengutip CarNewsChina, teknologi otonom itu sudah ada di model YangWang yang mahal hingga mobil entry-level yang harganya hanya di bawah 100.000 yuan atau sekitar Rp 223,6 jutaan.

Sistem God’s Eye hadir dalam tiga penawaran berbeda berdasarkan fungsionalitas, yang semuanya menggunakan sistem Xuanji milik BYD untuk menggerakkan teknologi self-driving-nya.

Teknologi ini sangat melibatkan kombinasi chip terintegrasi, komputasi awan, dan sensor, serta cloud AI, dan AI kendaraan.

Baca Juga: DeepSeek AI, ini yang Harus Anda Ketahui dan Bagaimana Cara Menggunakannya

BYD Gandeng DeepSeek

DeepSeek, perusahaan AI generatif asal China yang sedang naik daun, rupanya menarik perhatian BYD.

DeepSeek langsung meraih popularitas karena menawarkan teknologi AI yang sebanding dengan OpenAI, tetapi dilaporkan dengan biaya lebih rendah dan membutuhkan lebih sedikit sumber daya.

Sistem Xuanji milik BYD nantinya akan dihubungkan ke model AI R1 DeepSeek untuk meningkatkan kemampuan AI kendaraan, sekaligus kemampuan yang ada di cloud.

Baca Juga: Daftar 6 Negara yang Melarang Penggunaan DeepSeek

Kombinasi BYD dan DeepSeek diprediksi akan segera mampu melahirkan mobil listrik otonom dengan harga yang lebih kompetitif, setidaknya jika dibandingkan dengan Tesla.

Kombinasi tersebut dapat mendorong BYD menjadi yang terdepan di pasar domestik bahkan global.

Tak lama setelah mengumumkan kolaborasinya dengan DeepSeek hari Selasa (11/2), saham BYD naik lebih dari 4% menuju level tertingginya sepanjang masa, yaitu 345 dolar Hong Kong atau sekitar US$44,25.

Tonton: Daftar 6 Negara yang Melarang Penggunaan DeepSeek




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×