Siasat Cemerlang Warren Buffett saat Hantu Inflasi Mengintai dan Pasar Bergejolak

Selasa, 05 Juli 2022 | 09:59 WIB   Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie
Siasat Cemerlang Warren Buffett saat Hantu Inflasi Mengintai dan Pasar Bergejolak

ILUSTRASI. Warren Buffett memiliki sejumlah siasat jitu dalam bertahan di tengah inflasi tinggi dan pasar bergejolak. Photo by Daniel Zuchnik/WireImage


KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Investor pemula dan berpengalaman sedang mencari jalan agar dapat bertahan di lingkungan yang tidak pasti seperti saat ini akibat inflasi, perang, dan pandemi. Kejelasan dan strategi keuangan sangat dibutuhkan.

Ketua dan CEO Berkshire Hathaway, Warren Buffett, salah satu orang terkaya di dunia, adalah seorang investor dan legenda bisnis berusia 91 tahun yang dikenal karena nasihat dan kecakapan keuangan strategisnya. 

Ada beberapa siasat jitu Warren Buffett yang dapat Anda pelajari darinya  tentang inflasi, dana indeks, dan investasi nilai, dan apa yang dapat dilakukan hari ini untuk meningkatkan portofolio keuangan Anda saat inflasi dan pasar saham bergejolak.

1. Inflasi di luar kendali investor

Warren Buffett mengingatkan investor beberapa waktu lalu bahwa inflasi "menipu hampir semua orang". Harga barang dan jasa meningkat, yang berarti dolar AS hanya dapat membeli lebih sedikit daripada yang dibeli satu atau dua tahun lalu.

Saat perubahan pasar dan peristiwa global berada di luar lingkup pengaruh investor individu, adalah bijaksana bagi konsumen untuk fokus pada apa yang dapat mereka kendalikan. 

Dalam kebanyakan kasus, itu berarti tetap mengikuti strategi investasi Anda — lagi pula, seperti yang disarankan Warren Buffett, berinvestasi dalam jangka panjang biasanya merupakan cara terbaik untuk mengalahkan inflasi.

Baca Juga: Jangan Panik Saat Pasar Bearish, Coba Contek Strategi Warren Buffett

2. Index Fund dapat memberikan diversifikasi yang sederhana dan efektif

Warren Buffett adalah penggemar berat index fund, bundel investasi yang mencerminkan indeks pasar tertentu, seperti S&P 500. 

“Dalam pandangan saya, bagi kebanyakan orang, hal terbaik yang harus dilakukan adalah memiliki index fund S&P 500,” kata Warren Buffett.

Informasi saja, index fund atau reksadana indeks memang mewakili investasi di pasar yang luas. Dalam kasus index fund S&P 500, kita membeli bagian kecil dari saham 500 perusahaan publik terbesar Amerika Serikat.

Indeks fund berbiaya rendah biasanya membebankan biaya lebih rendah daripada dana yang dikelola secara aktif dan memungkinkan Anda untuk membeli sepotong pasar atau industri yang terdiversifikasi. 

Baca Juga: Pasar Saham dan Rupiah Turut Terseret Potensi Resesi

Secara praktis, ini menyebarkan risiko investasi Anda, yang sangat penting selama masa-masa bergejolak.

Ketika ditanya tentang pemilihan saham, Warren Buffett berkata: “Kami [Buffett dan Charlie Munger, wakil ketua Berkshire Hathaway] sama sekali tidak tahu apa yang akan dilakukan pasar saham ketika dibuka pada hari Senin. Kami tidak pernah memilikinya.” 

Dia melanjutkan: “Saya tidak berpikir kita pernah membuat keputusan di mana salah satu dari kita mengatakan atau berpikir kita harus membeli atau menjual berdasarkan apa yang akan dilakukan pasar. Atau, dalam hal ini, tentang apa yang akan dilakukan ekonomi. Kami tidak tahu.”

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Terbaru