kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.565   0,00   0,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Siasat Cemerlang Warren Buffett saat Hantu Inflasi Mengintai dan Pasar Bergejolak


Selasa, 05 Juli 2022 / 09:59 WIB
Siasat Cemerlang Warren Buffett saat Hantu Inflasi Mengintai dan Pasar Bergejolak
ILUSTRASI. Warren Buffett memiliki sejumlah siasat jitu dalam bertahan di tengah inflasi tinggi dan pasar bergejolak. Photo by Daniel Zuchnik/WireImage


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

“Beli sebuah perusahaan karena Anda ingin memilikinya, bukan karena Anda ingin sahamnya naik,” kata Buffett kepada majalah Forbes pada tahun 1974. 
Menilai nilai perusahaan adalah salah satu strategi untuk memilih di mana dan kapan harus berinvestasi.

Investasi nilai berarti membeli saham berkualitas tinggi, idealnya dengan harga yang sesuai, dan menahannya selama bertahun-tahun.

Ada juga investasi yang sejalan dengan nilai-nilai Anda, yang melibatkan pertimbangan keyakinan sosial, keyakinan, lingkungan, atau moral saat Anda berinvestasi.

Warren Buffett telah melakukannya dengan cukup baik untuk dirinya sendiri dengan mengikuti kedua strategi tersebut. 

Strategi menghadapi inflasi

Warren Buffett berbicara negatif tentang keadaan ekonomi akibat inflasi dan bagaimana hal itu sebagian besar merupakan akibat dari kebijakan fiskal dan moneter yang longgar. 

Melansir The Motley Fool, kebijakan ini secara artifisial meningkatkan permintaan dan secara efektif menyebabkan ketidakseimbangan penawaran/permintaan. Obatnya adalah mencoba menaikkan harga dan menurunkan permintaan. 

Dan sekarang, obatnya tampaknya menaikkan suku bunga untuk mencoba dan mengurangi permintaan. 

"Kami melihat fakta bahwa kami baru saja mengirimkan banyak uang dengan satu atau lain cara," kata Buffett seperti yang dilansir dari The Motley Fool.

Baca Juga: Begini Kalangan Orang Kaya AS Merespons Ancaman Resesi Agar Aset Mereka Aman

Namun, Buffett dan Munger memandang inflasi sebagai konsekuensi yang diperlukan untuk mengeluarkan AS dari apa yang bisa menjadi depresi akibat COVID-19.

"Kami mengalami banyak inflasi, dan hampir tidak mungkin untuk tidak memilikinya jika Anda akan memberikan jenis uang yang kami berikan. Dan mungkin ada baiknya kami melakukannya, pada kenyataannya, saya pikir di satu titik ketika Federal Reserve menciptakan uang, jika mereka tidak melakukannya, hidup kita akan lebih buruk, jauh lebih buruk. Sekarang itu adalah keputusan penting," kata Buffett.

Selain itu, mengutip CNBC, berbicara pada pertemuan pemegang saham tahunan Berkshire Hathaway 2022, Buffett mengulangi nasihatnya yang telah lama dipegangnya. Yakni, salah satu perlindungan terkuat terhadap inflasi adalah mempertajam keterampilan Anda dan bekerja untuk menjadi yang terbaik di bidang Anda.

"Hal terbaik yang dapat Anda lakukan adalah menjadi sangat baik dalam melakukan sesuatu," kata pria berusia 91 tahun itu. 

Menyebutkan profesi seperti dokter dan pengacara sebagai contoh, Buffett mengatakan bahwa: 

”(Orang) akan memberi Anda sebagian dari apa yang mereka hasilkan sebagai imbalan atas apa yang Anda berikan.”

Buffett menambahkan bahwa keterampilan, tidak seperti mata uang, tahan terhadap inflasi. Jika Anda memiliki keterampilan yang diminati, itu akan tetap diminati tidak peduli berapa nilai dolarnya.


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×