kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

Sinovac: Vaksin booster meningkatkan antibodi secara signifikan


Selasa, 10 Agustus 2021 / 13:55 WIB
ILUSTRASI. Hasil studi terbaru menunjukkan, tingkat antibodi meningkat secara signifikan pada hari ketujuh setelah mendapat suntikan booster vaksin Sinovac. KONTAN/Fransiskus Simbolon.


Sumber: Global Times | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Pemberian booster vaksin Covid-19 buatan Sinovac kepada orang tua delapan bulan setelah dosis kedua bisa mendorong peningkatan signifikan dalam antibodi, Sinovac mengumumkan pada Senin (9/8), mengutip data dari sebuah studi baru.

Penelitian ini memberikan dasar ilmiah yang penting bagi pembuat kebijakan untuk mengembangkan strategi dan rencana waktu vaksin booster untuk orang tua, Sinovac mengatakan dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip Global Times.

Studi baru itu merupakan bagian dari uji klinis acak, double-blind, terkontrol plasebo, dan fase 1/2 yang melibatkan 303 peserta sehat berusia 60 tahun ke atas. Ini berlangsung di China dan hasilnya dirilis pada Minggu (8/8) di medRvix.

Menurut penelitian tersebut, titer antibodi menurun secara substansial enam bulan setelah dua dosis vaksin Sinovac di antara orang dewasa yang lebih tua. 

Baca Juga: 15 Bulan nol kasus lokal COVID-19, Brunei laporkan infeksi komunitas pertama

Studi membagi tiga kelompok dengan masing-masing peserta mendapat dosis ketiga vaksin Sinovac 1,5 mikrogram (μg), 3 μg, dan 6 μg delapan bulan setelah suntikan kedua. 

Hasilnya menunjukkan, di semua kelompok vaksin dosis 1,5 μg, 3 μg, dan 6 μg, tingkat antibodi meningkat secara signifikan pada hari ketujuh setelah mendapat suntikan ketiga.

Meningkat tujuh kali lipat 

Pada kelompok peserta yang menerima vaksin 3 μg, yang disetujui untuk penggunaan darurat, rata-rata geometrik titer (GMT) antibodi meningkat menjadi 305 pada hari ketujuh setelah dosis ketiga. 

Ini peningkatan sekitar tujuh kali lipat dibandingkan dengan tingkat pada hari ke-28 setelah dosis kedua.

Baca Juga: Temuan Inggris: Orang yang telah divaksinasi bisa menularkan varian Delta




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×